Example floating
Example floating
Berita

Kapolres Lebak Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di SDN I Rangkasbitung Barat

×

Kapolres Lebak Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di SDN I Rangkasbitung Barat

Sebarkan artikel ini
Kapolres Lebak Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di SDN I Rangkasbitung Barat
Example 468x60

Faktual.net, Lebak – Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K. meninjau pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 Tahun di SDN I Rangkasbitung Barat Jl. MH. Iko Djatmiko Kel. Muara Ciujung Barat Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Rabu (19/1/2022).

Pelaksanaan vaksinasi tersebut dilaksanakan oleh Team Vaksinasi Polres Lebak dan dihadiri oleh Kapolres Lebak.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Selain meninjau acara vaksinasi, Kapolres Lebak AKBP Tedy Reyendra S.I.K M.IK bersama Wakapolres Lebak Kompol Roby Heri Saputra,SH, S.I.K,M.H., Kabag SDM Polres Lebak Kompol Nono Hartono, S.H,MH dan Para PJU Polres Lebak juga mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si terkait pelaksanaan Vaksinasi Bagi Anak Umur 6 – 11 Tahun.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kajari Lebak. Sulvia ,S.H.,M.H, Asda I Kab. Lebak Alkadri, SSos, MSi., Pasi Inteldim 0603 Lebak Kapten Inf Raqatono, Kadis Kesehatan Kab. Lebak Triatmo Supiono, Kepala Sekolah SD Negri 1 Rangkasbitung Barat, Drs. Herni.

Baca Juga :  Pengelolaan Dana Hasil Penjualan Sapi dan Pemanfaatan Tanah Bengkok di Desa Rowobelang Disorot, Kades Belum Beri Tanggapan

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Tedy Reyendra S.I.K M.IK mengatakan, pagi ini Polres Lebak melaksanakan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di SDN I Rangkasbitung Barat Jl. MH. Iko Djatmiko Kel. Muara Ciujung Barat Kec. Rangkasbitung, Kab. Lebak.

Tujuan dari vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun adalah guna meningkatkan imunitas tubuh anak sehingga tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok dari penyebaran virus COVID-19.

“Sehingga pembelajaran tatap muka di sekolah bisa terus berlanjut walaupun tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

“Apalagi kita harus mewaspadai penyebaran virus COVID-19 varian baru yaitu omicorn yang perkembangannya lebih cepat dari COVI-19 yang di sebelumnya dan sudah mulai memasuki Wilayah Indonesia,” tambahnya.

“Dengan Vaksinasi Tahap 1-2 yang di laksanakan guna melawan penyebaran varian COVID-19 yang baru ini sehingga ketika orang tersebut terpapar ataupun terkena supaya berdampak tidak begitu bahaya karena sudah di vaksin,” harapnya. (Red)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit