
Faktual.Net, Kendari, Sultra — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Sosialisasi Prosedur Ekspor Komoditas Pertanian Sulawesi Tenggara, acara yang berlangsung selama setengah hari tersebut melibatkan sejumlah stakeholder pertanian, UMKM dan jajaran pengusaha anggota KADIN Sultra. Bertempat di Sky Longe lantai 15 Hotel Claro Kendari, Sabtu (11/2/2023).
Dikatakan Sastra Alamsyah Wakil Ketua KADIN Sultra mewakili Ketua Umum KADIN Sultra Anton Timbang, bahwa hambatan ekspor selama ini adalah kurangnya pemahaman masalah prosedur ekspor utamanya aturan main, SOP dan legal standing. Sementara komoditi pertanian dan kelautan di Sultra menjadi kebutuhan dunia.
“Hampir semua yang dibutuhkan dunia saat ini ada di Sultra, emas aspal nikel pertanian,” ungkap Sastra Alamsyah.
Ia berharap agar pertemuan sosialisasi prosedur ekspor ini, teman-teman pengusaha dan UMKM bisa memahami SOP dan aturan main ekspor, sebab jangan sampai saat transaksi akan dilakukan pembayaran nomor rekening usaha pun tak dimiliki apalagi legalitas usaha lainnya, seperti NPWP dan sebagainya, sehingga harus dipahami bersama tentang aturan main ekspor tersebut.
Masyarakat pelaku usaha di Sultra agar tidak menjadi penonton di negeri sendiri, tapi turut menjadi pelaku, agar dapat bersama-sama membangun Sultra.
“Bagaimana potensi yang ada di Sultra ini sama-sama kita upgrade, mari sama-sama kita bangun Sulawesi Tenggata, jangan jadi penonton. Paska kegiatan ini KADIN.Sultra akan melakukan coaching buyer,” urai Sastra Alamsyah.

Sementara itu, Suwandi Andi juga Wakil Ketua KADIN Sultra, menutup kegiatan Sosialisasi Prosedur Komoditas Ekspor menyampaikan komitmen KADIN Sultra dibawah kepemimpinan Anton Timbang untuk memajukan komoditi ekspor hasil pertanian Sultra.
“Hari ini KADIN Sultra sudah lakukan Sosialisasi Prosedur Ekspor Komoditas Pertanian Sulawesi Tenggara. KADIN sebagai mitra pemerintah baik daerah dan pusat siap memfasilitasi sebagai lokomotif produk-produk di Sultra, akan terus kawal, kami membantu profit oriented,” tutup Suwandi Andi.
Terlibat sebagai narasumber dalam sosialisasi prosedur ekspor komoditas pertanian tersebut selain dari KADIN Sultra, adalah kepala Kantor Bea Cukai Kendari Purwatmo Hadi Waluja, serta Kepala Balai Karantika Pertanian Kendari dan Kepala Disperindag Provinsi Sultra, masing-masing diwakili staf.
DEL









