Faktual.Net, Malut,Tidore. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pemberdayaan sosial selaku PPTK kegiatan Bantuan DID Jauhar Jainuddin membantah pernyataan Kepala Desa Akedotilou Ramli Amrin terkait pengurangan Kouta para penerima Dana Insentif Daerah.
Menurut Jauhar, Penyataan yang disampaikan Kades Akedotilou itu adalah tidak benar, dia berusaha untuk mencari pembenaran terkait potongan dana DID di masyarakat.
“Tidak Pernah ada koordinasi Kades Akedotilou terkait penambahan kouta DID di Dinas Sosial,”ungkap Jauhar melalui via WhatsApp, Selasa (25/4/23)
Ia Menambahkan, Dinas Sosial tidak pernah mengurangi kouta Desa Akedotilou, tetapi ini hanya kekeliruan/kesalahan pada saat penginputan data sehingga dua orang disabilitas yang diusulkan tidak masuk di SK Penerima dan satu orang yang tidak masuk warga Desa Akedotilou juga merupakan kesalahan input sehingga anggarannya kami tahan.
“Jadi saya ulangi tidak benar kalau saya mengurangi kouta. Ini persoalan Kades Akedotilou yang tidak becus karena tidak pernah melakukan pengecekan kembali usulannya di Dinas Sosial.Kades Akedotilou juga berusaha untuk tidak memberikan bantuan kepada 2 orang penerima, setelah dilakukan penekanan baru 2 hari kemudian diberikan,”Tambahnya
Persoalan Data Penerima DID mutlak menjadi tanggung jawab Dinas Sosial setelah dilakukan verifikasi data dan dipastikan sesuai dengan kriteria dan layak menerima. Dan kalaupun ada permasalahan disampaikan ke Dinas bukan mencari pembenaran di rana publik.
“Saya mempertegas kembali jangan mencari-cari alasan, terkait potongan. Saya juga akan melaporkan Kades Akedotilou terkait potongan ini ke aparat hukum dan pencemaran nama baik karena potongan yang dilakukan membawa-bawa nama saya sebagai pihak yang memberi perintah,” Tegasnya
Reporter : Aswan
Tanggapi Berita Ini













