
dimaksud melalui proses standarisasi penerapan Business Continuity Management System
(BCMS) dengan menempuh Sertifikasi ISO 22301 : 2019 tentang implementasi Business
Continuity Management System (BCMS) pada tahun 2021 yang diterbitkan oleh The British
Standard Institution (BSI) Indonesia. Setelah melalui proses audit sertifikasi tersebut, pada Sabtu 10/2/2022).
Faktual.Net, Jakarta – Didalam upaya menumbuhkembangkan perusahaan, tentunya Manajemen harus dapat mengelola perusahaan dengan penuh tanggung jawab, menerapkan strategi dan
kebijakan agar selalu dapat beradaptasi untuk mengantisipasi serta menjawab segala tantangan perubahan yang terjadi.
Dengan demikian perusahaan dapat terus eksis berkelanjutan. Tentunya langkah yang perlu dilakukan harus memiliki standar yang telah teruji dengan baik dan diakui oleh berbagai kalangan, demi terjaganya citra perusahaan yang unggul.
Oleh karena itu, Manajemen PT Jasa Raharja terus berusaha untuk mewujudkan harapan dimaksud melalui proses standarisasi penerapan Business Continuity Management System (BCMS) dengan menempuh Sertifikasi ISO 22301 : 2019 tentang implementasi Business Continuity Management System (BCMS) pada tahun 2021 yang diterbitkan oleh The British
Standard Institution (BSI) Indonesia. Setelah melalui proses audit sertifikasi tersebut, pada Sabtu 10/2/2022).
The British Standard Institution (BSI) Indonesia menyerahkan sertifikasi ini kepada Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, Amos
Sampetoding didampingi oleh Kepala Divisi Manajemen Risiko Suhardiman, bertempat di Kantor Pusat Jasa Raharja.
Sertifikasi ISO 22301: 2012 – BCMS ini pertama kalinya diraih Jasa Raharja dengan masa berlaku sampai 3 tahun ke depan. Berdasarkan hasil audit yang dilakukan, diperoleh komentar positif (positive commentary) atas penerapan BCMS di Jasa Raharja, dimana adanya komitmen, dukungan, kerja sama, dan koordinasi yang kuat dari seluruh pihak, mulai dari manajemen puncak hingga seluruh pegawai di unit kerja Perusahaan dalam implementasi BCMS.
Direktur MRTI PT Jasa Raharja Member of IFG, Amos Sampetoding menyampaikan, perolehan sertifikasi merupakan buah kerja keras seluruh jajaran Jasa Raharja dan semoga menambah semangat kami untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan guna memperkuat Perusahaan dalam menghadapi dan bertahan dalam disrupsi agar dapat senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat
Indonesia” kata Amos dalam keterangan persnya di Jakarta (11/2/2022).
“Melalui penerapan BCMS sebagai bagian dari proses bisnis Jasa Raharja diharapkan dapatmeningkatkan resiliensi dan kepastian pencapaian sasaran Perusahaan dalam menghadapi berbagai macam kondisi yang akan mengancam keberlangsungan proses bisnis perusahaan sehingga kepercayaan stakeholder dapat terjaga, dan tentunya eksistensi Perusahaan dapat terus tumbuh serta berkelanjutan,” pungkas Amos. ,(Red).













