
Faktual.Net, Kendari — Pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersilaturahmi dengan Korem 143/Halu Oleo (HO).
Silahturahim ini, bertempat di Markas Korem (Makorem) setempat, Senin (12/08/2024).
Pemuda Muhammadiyah Sultra di komandoi langsung oleh Burhanuddin Uksbal didampingi sekretaris Haidir Muhari, bendahara La Ode Imran dan beberapa pengurus lainnya.
Kehadiran mereka itu, sangat disambut baik oleh Komandan Korem 143/HO Brigjen Raden Wahyu Sugiharto yang didampingi jajarannya dan Dandim 1417/Kendari.
Dalam kesempatan ini, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sultra, Burhanuddin mengatakan tujuan dari pertemuan ini untuk menjalin silaturahmi dengan mitra strategis dengan Korem 143/HO.
“PWPM Sultra membangun kolaborasi dengan Danrem 143/HO, salah satunya diklatsar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam),” ujarnya.
“Salah satu bidang di Pemuda Muhammadiyah ada kaitan eratnya dengan TNI sehingga dibutuhkan sinergitas dalam menjalankan program aksi bela negara,” sambungya.
Tak hanya itu, kata Burhanuddin, menjelang momentum Pilkada serentak tahun 2024 di Sultra. Sebagai pemuda generasi penerus bangsa, pihaknya mendukung Pilkada Damai dan berkeadaban.
“Kami sebagai pemuda mendukung pilkada damai dan berharap berjalan aman, damai dan jurdil,” ujarnya.
Pihaknya juga mendukung pemekaran markas komando daerah militer (kodam) di Sulltra.
“Sultra secara historis dan geografis sudah memenuhi syarat untuk memperkuat pertahanan nasional khususnya untuk kawasan alur laut kepulauan Indonesia 3,” bebernya.
Burhanuddin menyampaikan terimakasih dan apresisasi kepada Komandan Korem 143/HO yang telah meluangkan waktu untuk menerima silahturahmi ini.
“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada pak danrem/143 HO sudah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dan disambut baik,” ungkap Burhanuddin.
Di tempat yang sama, Danrem 143/HO yang baru, Brigjen Raden Wahyu Sugiharto mendukung program Pemuda Muhammadiyah yang memiliki visi-misi yang sejalan dengan Korem.
“Intinya kegiatan ini saya sangat senang dan mungkin bisa memberikan nilai tambah bagi Korem untuk berkolaborasi dengan Pemuda Muhammadiyah Sulltra dalam kegiatan berikutnya,” tutur Raden Wahyu Sugiharto.
Menghadapi pesta demokrasi, dia menegaskan netralitas TNI menghadapi Pilkada 2024 mendatang sudah ada aturan dari Pimpinan TNI dari atas sampai ke bawah sama, tidak boleh terlibat apalagi berpolitik praktis.
“Harapan saya pilkada ini berjalan damai yah, samalah dengan PW Pemuda Muhammadiyah dan TNI tidak berpolitik praktis kan, kalau masalah disini ada isu-isu tentang politik identitas dan segala macam itu hal-hal yang manusiawi yah,” ujarnya.
Danrem juga berharap agar Pemuda Muhammadiyah bersama-sama menjaga keamanan daerah ini karena saat ini menghadapi kontestasi pesta demokrasi.
“Dengan keberadaan kita, mari sama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak provakasi dengan politik identitasi, isu sara dan hoax agar pilkada ini bisa berjalan damai untuk keamanan daerah,” pungkasnya.
Penulis: Kariadi MR















