
Faktual.Net, Kendari, Sultra — Pasangan Nomor Urut 3, Arlin-Purmadana (Armada) tampil sebagai pemenang di Pemilihan Umum Raya (Pemira), Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Kamis (03/12/2020).
Pasangan yang merupakan koalisi dari mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Fisip ini berhasil meraih suara tertinggi dengan total 4595 suara, angka ini melambung pesaingnya yang pemenang kedua nomor urut 5 yang hanya merebut 4302 suara mahasiswa, dengan melalui sistem e-voting.
Pemuda asal Kolaka Arlin, sebagai Presiden Mahasiswa terpilih periode 2020 – 2021, yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum, mengucapan terima kasih kepada seluruh mahasiswa UHO yang telah menyalurkan hak suaranya untuk memilih pasangan Nomor Urut 3. Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung dan selalu memberikan support hingga berakhir dengan kemenangan ini.
“Semoga kita semua dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk memajukan kelembagaan secara kolektif demi mengimplementasikan tujuan tri dharma perguruan tinggi,” Ucap Arlin pada Faktual.Net, Sabtu (05/11/2020).
Kemenangan tersebut menjadikan Arlin sebagai Presiden mahasiswa pertama selama 20 tahun Fakultas Hukum berdiri. pecah rekor baru, mahasiswa Fakultas Hukum jadi presiden mahasiswa pertama kali di Kampus UHO.
Sementara itu Purmadana Mahasiswa Fisip, yang berasal dari Muna, Desa Mabolu, merasa bangga karena bisa mencetak sejarah dari 11 tahun menemukan jati diri sebagai mahasiswa. Ia menuturkan bahwa yang sudah dicapai hari ini sebagai wakil Presma tentunya ini menjadi suatu kebanggaan, dukungan sahabat dan diperkuat dukungan para senior, sehingga memperjuangkan sebagai Wakil Presma, dengan harapan bisa menyatukan berbagai perbedaan-perbedaan persepsi, suku dan bendera.
“Ucapan terima kasih kepada para senior saya yang ada di Fisip atas nama Robin Setiawan, Rino Alljufri dan Yamin Akbar yang sudah menghantarkan saya ke kursi kemenangan, allhamndulillah dengan tercovernya sebagai wakil Presma ini bisa menjadi suatu penghargaan terbesar, akan tetapi semua yang didapatkan tidak terlepas dari penghormatan terhadap kawan yang juga berjuang keras untuk mendapatkan hasil yang seperti kami harapkan bersama,” Ujar Purmadana.
Lanjut Purmadana, dengan tercovernya akronim Armada itu bisa membawa suatu perubahan baru dan wajah baru, sehingga menciptakan kepemimpinan yang mampu diharapkan oleh semua mahasiswa, dan juga kedepannya bersinergi dengan kelembagaan yang ada di UHO.
“Agar mampu menciptakan suatu kolaborasi kelembagaan yang maju independen, berintegritas dan tentunya tidak terlepas dari tupoksi masing-masing lembaga itu sendiri,” pungkasnya.
Reporter: Kariadi














