oleh

Intip Kontribusi Sektor Properti Dongkrak Ekonomi Capai 2,47 Persen

Faktual.Net, Jakarta – Menjadi peran penting untuk mendongrak ekonomi nasional, terbukti sektor properti berkontribusi pada kuartal ke II 2022 mencapai 2,47 persen.

Kontribusi tumbuh positif juga terlihat pada peran disektor konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mampu mencapai 9,14 persen.

Analis Koalisi Konsumen Properti (KKP) Rahmat Anwar mengatakan, pertumbuhan juga terlihat disektor properti pada Q2-2022 yang melampaui level sebelum pandemi 2,16 persen (yoy) untuk real estate dan 1,02 persen (yoy) pada konstruksi.

“Angka itu ada pergerakan demand properti komersil yang mengarah ke lokasi Tangerang Selatan seperti kawasan Ciputat, Cileungsi Bogor, hingga ke kawasan Serpong,” ujar Rahmat Anwar.

Khusus dikawasan Ciputat, masih dikatakan Rahmat Anwar, cukup tumbuh berkembang karena ramai dengan sentra perdagangan.

“Kemungkinan besar alasan itulah yang membuat demand properti terus meningkat dikawasan ini, apalagi terbilang sangat dekat dengan MRT dan akses Tol Bandara Soekarno-Hatta,” tambahnya.

Selanjutnya, prospektif dikawasan Cileungsi yang tidak kalah menariknya dengan lokasi strategis lainnya.

Kawasan ini terus meningkat seiring maraknya pembangunan infrastruktur khususnya diakses transportasi yang semakin memudahkan masyarakat beraktivitas.

“Proyek infrastruktur, menjadi tolak ukur pertumbuhan disektor properti. Terlebih realisasi jalan tol Cimanggis, Cileungsi hingga Cibitung yang membelah Transyogi dari Cimanggis, Cibubur, juga bisa menjadi magnet pada pengembangan kawasan perumahan makin masif mengarah Cileungsi sebagai sunrise properti,” tambah Rahmat Anwar.

Fenomena Cileungsi, masih dikatakan Rahmat Anwar, secara umum sebagai sunrise property juga dialami di kawasan Serpong sebelum terkoneksi dengan jalan tol Jakarta – Merak ketika aksesibilitasnya sulit.

“Berkaca dari pertumbuhan properti bisa dilihat bagaimana historis Serpong yang telah menjadi salah satu kawasan prime di Jabodetabek” kata Rahmat Anwar.

Tak hanya itu, properti komersial ikut bertumbuh di sekitar Cileungsi mulai dari mal, hotel, pusat perbelanjaan, ruang pamer mobil, hingga restoran sejalan dengan makin banyaknya pembangunan infrastruktur akses ke kawasan Cileungsi makin terbuka.

JAKARTA, WartaGriya.Com – Menjadi peran penting untuk mendongrak ekonomi nasional, terbukti sektor properti berkontribusi pada kuartal ke II 2022 mencapai 2,47 persen.

Kontribusi tumbuh positif juga terlihat pada peran disektor konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mampu mencapai 9,14 persen.

Analis Koalisi Konsumen Properti (KKP) Rahmat Anwar mengatakan, pertumbuhan juga terlihat disektor properti pada Q2-2022 yang melampaui level sebelum pandemi 2,16 persen (yoy) untuk real estate dan 1,02 persen (yoy) pada konstruksi.

“Angka itu ada pergerakan demand properti komersil yang mengarah ke lokasi Tangerang Selatan seperti kawasan Ciputat, Cileungsi Bogor, hingga ke kawasan Serpong,” ujar Rahmat Anwar.

Khusus dikawasan Ciputat, masih dikatakan Rahmat Anwar, cukup tumbuh berkembang karena ramai dengan sentra perdagangan.

“Kemungkinan besar alasan itulah yang membuat demand properti terus meningkat dikawasan ini, apalagi terbilang sangat dekat dengan MRT dan akses Tol Bandara Soekarno-Hatta,” tambahnya.

Selanjutnya, prospektif dikawasan Cileungsi yang tidak kalah menariknya dengan lokasi strategis lainnya.

Kawasan ini terus meningkat seiring maraknya pembangunan infrastruktur khususnya diakses transportasi yang semakin memudahkan masyarakat beraktivitas.

“Proyek infrastruktur, menjadi tolak ukur pertumbuhan disektor properti. Terlebih realisasi jalan tol Cimanggis, Cileungsi hingga Cibitung yang membelah Transyogi dari Cimanggis, Cibubur, juga bisa menjadi magnet pada pengembangan kawasan perumahan makin masif mengarah Cileungsi sebagai sunrise properti,” tambah Rahmat Anwar.

Fenomena Cileungsi, masih dikatakan Rahmat Anwar, secara umum sebagai sunrise property juga dialami di kawasan Serpong sebelum terkoneksi dengan jalan tol Jakarta – Merak ketika aksesibilitasnya sulit.

“Berkaca dari pertumbuhan properti bisa dilihat bagaimana historis Serpong yang telah menjadi salah satu kawasan prime di Jabodetabek” kata Rahmat Anwar.

Tak hanya itu, properti komersial ikut bertumbuh di sekitar Cileungsi mulai dari mal, hotel, pusat perbelanjaan, ruang pamer mobil, hingga restoran sejalan dengan makin banyaknya pembangunan infrastruktur akses ke kawasan Cileungsi makin terbuka.

Secara terpisah, seiring perkembangan waktu Kawasan Bekasi juga menjadi salah satu primadona bagi pencari properti.

Salah satu bukti yaitu pesatnya pertumbuhan dikawasan Tambun Bekasi.

Diantaranya terlihat pada pengembangan Cluster Albert Park yang menawarkan hunian asri dekat dengan akses Tol Tambun Bekasi.

Cluster ini mengusung konsep rumah modern berlokasi dekat kawasan Mall Grand Wisata.
“Pada hunian ini kami menawarkan rumah dengan cicilan mulai dari dua jutaan per bulan serta uang muka yang sangat terjangkau,” jelas General Manager Orcard Property Group Herawati.

Hunian cluster yang terdiri 65 unit rumah ini juga menawarkan dekat dengan sejumlah fasilitas umum seperti sarana pendidikan, pasar modern, hingga pusat kesehatan seperti rumah sakit.

“Yuk buruan booking dari sekarang karena unit rumahnya memang sangat terbatas, siapa yang cepat dia yang dapat,” pungkas Herawati.(Amin)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :