Faktual.Net, Makassar, Sulsel – Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Perguruan Tinggi Fajar (HMI Perti Fajar) Cabang Makassar, berhasil menggelar Basic Training sampai selesai pada Kamis pagi kemarin tanggal 15 Oktober 2020.
Kegiatan Basic Training ditutup lansung oleh Yusuf K Mariajeng selaku Ketua Umum HMI Cabang Makassar bersama dengan PJ Ketua Umum Korkom Perintis M. Aslan Wallu.
” Walaupun melalui pertimbangan yang panjang, nyatanya, teman-teman telah sukses dengan pengawalan protokol kesehatan yang ketat. Harapan kami bahwa ini, bisa jadi role model untuk aktivitas organisasi selanjutnya. Pandemi jangan dijadikan halangan dalam beraktivitas tetapi harus dijadikan sebagai spirit untuk lebih berkarya lagi, kita tidak boleh latah dalam situasi saat ini,” tutur Ketua Umum HMI Cabang Makassar.
Yusuf K Mariajeng Juga, memberikan selamat kepada peserta yang telah berhasil menyelesaikan Basic Training tersebut sampai selesai.
” Terakhir kami menyampaikan kesyukuran atas keberhasilan teman-teman dan selamat datang buat kader baru yang telah tuntas menyelasaikan Basic Training di Masa Pandemi ini, terus mengabdi untuk himpunan, bangsa dan ummat dan dengan selesainya kegiatan ini tentunya dapat menjadi sebuah contoh untuk teman teman pengurus organisasi lainnya,” ucap Yusuf K Mariajeng.
Selain itu, Fahri Ahmad selaku Ketua Komisariat Perguruan Tinggi Fajar mempunyai harapan lebih untuk teman teman pengurus organisasi.
“Semoga Basic Training angkatan ke 32 ini memberi semangat dan menjadi contoh kepada seluruh Komisariat se-Indonesia bahwa dalam Pandemi Covid-19, kita harus tetap menjalankan pengkaderan,” singkat dari Ketua Komisariat Perguruan Tinggi Fajar.
Bentuk pengkaderan yang di laksanakan HMI Perti Fajar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, membuat pengolahan Basic Training ini jauh berbeda dari sebelumnya, hal ini diungkap oleh Ahmad Fauzan Fachrizal selaku Master Of Training yang mengawal kegiatan hingga selesai.
” Di tengah mewabahnya Virus Covid-19 HMI Perti Fajar, mencoba melakukan terobosan pengkaderan sebagai Basic Training percontohan di masa Pandemi dengan tetap menerapkan perotokol kesehatan, serta bekerjasama dengan Gugus tugas COVID-19 dan Pemerintah Kota Makassar. Walaupun pengawalannya lebih, karena kita perlu mengingatkan peserta untuk memakai masker, mencuci tangan, tidak kontak secara langsung. Namun capaian dari pengkaderan tetap tercapai dengan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
Ahmad Fauzan Fachrizal juga mengatakan bahwa, selama mentaati protokol kesehatan yang sesuai, tentunya tidak akan membuat kita terhalangi membuat pengkaderan dan terus melahirkan generasi penerus bangsa, katanya.
Harun juga selaku peserta pada kegiatan Basic Traning merasa sangat senang karena telah berhasil menyelesaikan pengkaderan tersebut hingga kegiatan selesai.
“Saya sangat senang karena dapat menyelesaikan kegiatan tanpa mendapat masalah, Pandemi bukan halangan untuk kita belajar dan berproses,” ungkap Harun salah satu perserta Basic Training Ke 32.
Reporter : Arif













