Heboh, Keempat Kalinya Kotak Amal Masjid Al-Khairat di Desa Pohorua Dibobol Maling

Kotak Amal Masjid Al-Khairat di Desa Pohorua Dibobol Maling.

Faktual.Net, Muna – Empat Kotak amal Masjid Al-Khairat Desa Pohorua, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali dibobol maling, Sabtu (04/06/2022).

Pembobolan kotak amal Masjid tersebut diperkirakan, Selasa 31/05. Sekitar pukul 06.30 sampai 12.00 WITA. Maling hendak mengambil uang kotak amal kisaran ratusan ribu.

Kejadian itu sudah yang ke empat kalinya dan pelakunya yang belum diketahui hingga menjadi keresahan di tengah masyarakat Desa Dohorua terutama pengurus masjid.

“Saya juga tidak tau pasti kapan dicungkilnya, tetapi saya dengar kotak amal terbongkar dan kosong,” ungkap Irul Ketua Remaja Masjid Al-Khairat pada media ini.

Irul mengatakan, menurut informasi yang dia dengar bahwa pembobolan kotak amal tersebut yang kedua kalinya terjadi di masjid Al-Khairat Desa Pohorua.

Baca Juga :  Terima 2 CPNS, Rutan Sengkang Berikan Pembinaan dan Pendampingan

“Yang saya dengar kotak amal ini sudah dua kali di cungkil,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota BPD Desa Pohorua Yulis Janatin, S.Pdi mengatakan bahwa pembobolan kotak amal masjid Al-Khairat itu sudah keempat kalinya.

“Ini sudah kejadian yang ke empat kalinya di cungkil dan diperkirakan di cungkilnya itu empat hari yang lalu pada siang hari,” jelas Ulis.

Ia menambahkan, bahwa masyarakat yang melihat kejadian tersebut kaget dan tidak menyangka akan terjadi hal seperti itu di masjid Al-Khairat yang setiap waktu sholat ada orangnya.

“Mereka tidak menyangka kalau terjadi seperti itu, karena yang dicurigai selama ini AN sudah tidak ada disini,” tambahnya.

Ulis pun sapaan akrab dari Yulis Janatin mengatakan bahwa dirinya sebagai bagian dari pemerintahan Desa yakni BPD, akan mengambil langkah-langkah untuk pencegahan agar tidak terjadi hal serupa dikemudian hari.

Baca Juga :  Ombudsman RI Soroti Permen KP Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting & Rajungan

“Untuk sementara kotak amal itu kita pindakan dulu diluar ruangan sholat. Langka selanjutnya mencari bukti apakah itu dilakukan orang luar atau orang dalam desa sendiri, anak-anak atau orang dewasa,” pungkasnya.

Reporter: Husni

Tanggapi Berita Ini