Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaHeadlineHukum

Heboh! Bupati Gowa “senyap” datangi Kejari pagi-pagi, ada skandal besar di balik beasiswa?

582
×

Heboh! Bupati Gowa “senyap” datangi Kejari pagi-pagi, ada skandal besar di balik beasiswa?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Gowa – Husniah Talenrang terpantau mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Gowa pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 07.30 WITA. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Gowa itu berlangsung tanpa keterangan resmi dan memicu tanda tanya besar di tengah publik.

Pantauan di lokasi, Bupati datang menggunakan dua unit mobil jenis Innova dan meninggalkan kantor Kejari sekitar pukul 09.00 WITA dengan kendaraan berbeda, Mitsubishi Pajero. Pergantian kendaraan tersebut semakin memantik spekulasi.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Kehadiran ini diduga berkaitan dengan polemik pencabutan beasiswa mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas) yang viral dan menuai kritik luas. Namun hingga kini, belum ada penjelasan terbuka mengenai agenda pasti pertemuan tersebut.

Plt Kepala Dinas Kominfo Gowa, Andi Tenriwati Tahri, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui.

“Saya belum monitor dek, nanti saya cari tahu,” ujarnya.

Baca Juga :  Targetkan Kemandirian Ekonomi, Dispar Sultra Matangkan Persiapan "Harmoni Sultra" Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa belum memberikan tanggapan. Kasi Intel Kejari Gowa, Andi Ardin, menegaskan tidak ada pemeriksaan terhadap Bupati.
“Tidak ada pemeriksaan dinda, iye tidak Bupati Gowa diperiksa,” tegasnya.

Namun, keterangan itu bertolak belakang dengan pengakuan salah satu pegawai internal Kejaksaan yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia membenarkan kehadiran Bupati dan menyebut ada kaitan dengan pemeriksaan pejabat lain sebelumnya, termasuk pihak RSUD dan kepala Dinas Pendidikan.

Perbedaan pernyataan ini memperkuat desakan publik agar semua pihak membuka fakta secara terang benderang. Jika hanya klarifikasi, mengapa terkesan tertutup? Jika bukan pemeriksaan, lalu apa agenda sebenarnya?

Publik kini menanti jawaban tegas, bukan sekadar bantahan.

Reporter: Saenal Abidin

Tanggapi Berita Ini