faktual.net, Jakarta – Hasil Pengerjaan Peninggian Area atau Jalan Bongkar Muat Pasar Grosir Ikan Muara Angke, diwilayah kerja Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan (up3) Dinas Ketahan Panganan, Kelautan dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta, yang dilakukan oleh PT.Nikita Sari Jaya, sudah terlihat ada keretakan halus (hair cracking).

Pantauan dari media online faktual.net, mulai saat dilaksanakan pekerjaan tersebut sudah dikonfirmasi informasi publik terhadap Kepada Dinas (kadis) KPKP Dr. drh. Hasudungan A. Sidabalok, M.Si. dan juga Ali Surahman Sekretaris Dinas (sekdis), konfirmasi informasi publik yang disampaikan adalah mengenai papan proyek (yang akhirnya dipasang dikemudian hari), kehadiran atau keberadaan konsultan pengawas dilokasi kerja, dan juga bahan material yang dipergunakan.Tapi hingga berita ini tayang Kadis maupun Sekdis belum merespon konfirmasi informasi publik yang dilakukan oleh media online faktual.net.

Dikutip dari tulisan di halaman Google ternyata penyebab Jalan yang retak halus setelah pengecoran biasanya disebabkan oleh kualitas material yang buruk, tanah dasar yang tidak stabil, drainase yang buruk, pengeringan beton yang terlalu cepat, atau lalu lintas yang berlebihan dan beban yang berat pada saat beton belum kering sempurna.

Penyebab Umum Retak Halus (Hair Cracking),
1.Karena Kualitas Material yang Kurang Baik, Penggunaan agregat yang terlalu banyak memiliki butiran halus (fine aggregates) dapat menyebabkan perkerasan menjadi lebih rentan retak.

2.Tanah Dasar yang Tidak Stabil:
Ketidakstabilan atau kurangnya pemadatan pada lapisan tanah dasar di bawah permukaan perkerasan akan menyebabkan pergerakan atau perubahan bentuk yang dapat memicu retak.

3.Drainase yang Buruk: Air yang tergenang atau tidak dapat mengalir dengan baik dapat meresap ke dalam lapisan perkerasan, menyebabkan kerusakan dan ketidakstabilan.

4.Proses Pengeringan yang Terlalu Cepat: Proses pengeringan beton yang tidak terkontrol, terutama jika terlalu cepat, dapat menyebabkan material mengering dan menyusut secara tidak merata, memicu timbulnya retak halus (hair cracking).(zul)















