Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Hamzah Isa: 40 Hari Tanpa Rahmat Gobel, Gorontalo Masih Merasakan Cinta dan Pengabdiannya

×

Hamzah Isa: 40 Hari Tanpa Rahmat Gobel, Gorontalo Masih Merasakan Cinta dan Pengabdiannya

Sebarkan artikel ini

Faktual.Net – Jakarta – 20 Agustus 2026 – Peringatan 40 hari wafatnya Rahmat Gobel menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat Gorontalo untuk kembali mengenang sosok yang dikenal memiliki kecintaan dan kepedulian besar terhadap tanah kelahirannya.

Dalam acara doa memperingati 40 hari wafatnya Rahmat Gobel tersebut, turut hadir sejumlah tokoh nasional, di antaranya Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Anies Baswedan, Fadel Muhammad, serta sejumlah tokoh nasional dan tokoh masyarakat lainnya.

Pasang Iklanmu
Pasang Iklanmu

Hamzah Isa, yang lebih akrab disapa Kak Hamsah, ditemui awak media dalam acara doa tersebut di kediaman Supomo, Tebet, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, Hamzah menyampaikan pandangannya mengenai sosok Rahmat Gobel yang menurutnya merupakan salah satu tokoh langka yang memiliki perhatian luar biasa terhadap Gorontalo.

Menurut Hamzah, banyak putra-putri Gorontalo yang telah mencapai kesuksesan. Namun, tidak banyak yang kemudian tetap memberikan perhatian besar dan mencurahkan pikirannya untuk kemajuan daerah asal.

Pak Rahmat Gobel adalah tokoh Gorontalo yang langka. Banyak tokoh yang sukses, tetapi yang memiliki perhatian besar terhadap Gorontalo sangat sulit ditemukan. Beliau sudah sukses, tetapi kepeduliannya terhadap Gorontalo sangat luar biasa,” ujar Hamzah.

Ia mengatakan, kepergian Rahmat Gobel merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Gorontalo. Sosok dengan kepedulian dan semangat pengabdian seperti Rahmat Gobel, menurutnya, tidak mudah untuk ditemukan kembali.

Meski demikian, Hamzah mengajak masyarakat untuk tetap berpikir positif. Ia berharap akan lahir generasi baru yang mampu meneruskan semangat dan perjuangan Rahmat Gobel dalam membangun Gorontalo.

“Kita harus selalu berpikir positif. Kita berharap akan muncul RG-RG baru yang dapat melanjutkan semangat beliau dalam membangun Gorontalo,” katanya.

Keteladanan Rahmat Gobel untuk Generasi Muda

Baca Juga :  Safari Subuh Kamtibmas Kapolresta Gowa Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Keamanan

Hamzah menilai penting untuk memperkenalkan sosok Rahmat Gobel kepada generasi muda. Bukan hanya sebagai seorang pengusaha dan tokoh nasional, tetapi juga sebagai putra Gorontalo yang memiliki kepedulian besar terhadap pembangunan daerah, adat, kebudayaan, dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyinggung gelar adat Ti Bulilango Hunggia, yang bermakna “Pemberi Cahaya Negeri”, yang pernah disematkan kepada Rahmat Gobel. Menurut Hamzah, gelar tersebut merupakan bentuk penghormatan atas ketulusan dan pengabdian Rahmat Gobel terhadap Gorontalo.

Hamzah mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi bagian dari tim yang mendapat tugas membantu proses pembentukan Dewan Adat Gorontalo atas arahan Rahmat Gobel.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bukti bahwa perhatian Rahmat Gobel terhadap Gorontalo tidak hanya sebatas wacana, tetapi diwujudkan melalui berbagai upaya untuk memperkuat adat dan kebudayaan daerah.

Pesan untuk Putra-Putri Gorontalo di Perantauan

Menutup perbincangan, Hamzah mengajak seluruh masyarakat Gorontalo, terutama generasi muda dan mereka yang telah sukses di perantauan, agar tidak melupakan daerah asal.

Menurutnya, kecintaan terhadap Gorontalo harus diwujudkan melalui kontribusi nyata, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun kebudayaan.

“Orang-orang Gorontalo yang telah mencapai kesuksesan hendaknya kembali melihat Gorontalo dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kita harus bersama-sama membangkitkan perekonomian dan mempertahankan kebudayaan Gorontalo agar kejayaannya dapat kembali seperti dahulu,” tutup Hamzah.

Bagi Hamzah, 40 hari setelah kepergian Rahmat Gobel bukan sekadar momentum untuk mengenang, tetapi juga menjadi saat untuk meneruskan nilai dan semangat pengabdian yang telah ditinggalkan.

Sebab, bagi Gorontalo, seorang putra daerah yang telah mencapai kesuksesan tetapi tetap menoleh dan mengabdikan diri kepada tanah kelahirannya adalah sosok yang tidak mudah tergantikan.

Reporter : Johan / Ari

Tanggapi Berita Ini