oleh

Haerudin, S.H.I: Vonis 2 Tahun 6 Bulan Sudah Memenuhi Rasa Keadilan Korban Ahmad Kijuweni

Faktual.Net, Serang, Banten – Pembacaan putusan kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh terdakwa Muhamad Radian Azhar alias Dion, Kevin Andriyansah alias Aripin, dan Prabu Reza Anggabai alias Sargop terhadap Ahmad Kijuweni alias Wendi dibacakan pada hari Senin (20/9/2021).

Dalam putusannya majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan dari tuntutan penuntut umum 3 tahun terhadap para terdakwa.

Disampaikan Penasehat Hukum korban Haerudin, S.H.I, menyambut gembira atas vonis tersebut.

“Saya atas nama keluarga korban mengucapkan terima kasih yang sebesar-besar nya kepada penuntut umum yang sudah memperjuangkan korban, dan kepada majelis hakim yang sudah memutus kasus yang menimpa klien kami, Dimana putusan tersebut sudah memenuhi rasa keadilan bagi korban,” ucap Haerudin, Kamis (23/09/2021).

Baca Juga :  Manivestasi Kepemimpinan Yang Loyal dan Berintegritas, Hippmasangia Gelar Mubes ke-IX

Kronologis singkat kejadian tersebut adalah pada tanggal 02 September 2020 yang lalu, korban atas nama Ahmad Kijuweni alias Wendi sedang bekerja di PT. Basuki Rahmat Putra (BRP) sebagai flagman/ pengatur lalulintas. PT. BRP yang sedang melakukan kegiatan cut and field di Desa Sanding Kecamatan Petir Kabupaten Serang.

Baca Juga :  Polres Serang Kota Pastikan Pilkades Aman dan Kondusif Melakukan Patroli di Perbatasan

Pada saat korban sedang bekerja tiba tiba ada beberapa orang yang melakukan demo di depan kantor Desa Sanding, dan mereka menghentikan mobil tangki air milik PT. BRP, kemudian korban bermaksud untuk menanyakan kenapa mobil tangki air tersebut ditahan oleh mereka, tapi tiba tiba para tersangka memukul korban.

Setelah kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Serang Polda Banten, dengan nomor laporan LP. B/250/IX/2020. ***

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :