faktual.net,Gowa,Sulsel – Wajah tegang tampak dari sejumlah peserta yang berdiri dalam barisan sebelum memulai langkah. Tatapan mereka fokus ke depan, sementara anggota regu memastikan posisi tetap rapi dan siap mengikuti aba-aba dari pemimpin regu. Minggu (16/8/2026)
Sebanyak 105 regu dari jenjang SD, SMP, SMA hingga kategori umum ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta memulai gerak jalan dari lapangan mappakasungguh Malakaji pada pukul 08.15 WITA hingga selesai.
Turut Hadir di tribun penghormatan, Bapak camat Tompobulu Muh Akbar Tola, Kapolsek Tompobulu AKP Kamal Rajab serta perwakilan dari TNI dan para kepala desa dan lurah sekecamatan Tompobulu yang mengapresiasi semangat para peserta.
Menurut bapak Kapolsek Tompobulu, gerak jalan indah tidak semata-mata menjadi perlombaan untuk mengejar piala. tapi Setiap gerakan dan formasi yang ditampilkan peserta juga menjadi bagian dari proses membangun karakter dan mental siswa/siswi
“Melalui derap langkah yang serasi, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan untuk mengejar piala, melainkan sarana nyata menempa karakter. Di setiap formasi dan instruksi, mereka belajar tentang arti penting kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim serta rasa saling percaya,” kata AkP Kamal Rajab
Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak berhenti selama peserta mengikuti perlombaan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.
“Besar harapan saya, semangat juang yang tercermin di sepanjang rute parade hari ini dapat terus bergelora dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita,” Tambahnya.
Kapolsek Tompobulu AkP Kamal Rajab juga mengapresiasi para guru, panitia dan orang tua yang telah mendukung serta mendampingi peserta.
Ia mengingatkan agar peserta tetap percaya diri, menjaga kesopanan, serta mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama mengikuti kekegiatan.
Sementara itu, Panitia Gerak Jalan indah menjelaskan penilaian peserta dilakukan berdasarkan beberapa unsur, yakni kerapian barisan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), penghormatan dan variasi.
Masing-masing unsur memiliki bobot penilaian tersendiri. PBB dan variasi diberikan bobot lebih besar karena dinilai dapat menggambarkan kemampuan, kekompakan, kreativitas serta kesiapan masing-masing regu.
“Penilaian tidak hanya melihat bagus atau menariknya penampilan, tetapi juga bagaimana peserta mampu menjaga kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan, dan keteraturan selama mengikuti gerak jalan,” jelas tim penilai lomba
Di lain tempat camat Tompobulu juga mengungkapkan ke media bahwa:
“Secara umum, saya melihat pelaksanaan gerak jalan indah tahun ini berjalan dengan baik, tertib dan lancar. Yang paling menggembirakan adalah semangat dan antusiasme peserta yang begitu luar biasa,” ungkap Camat Tompobulu Muh.Akbar Tola
Menurutnya, semangat tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan karena gerak jalan indah tidak hanya berbicara mengenai persaingan untuk menjadi juara, tetapi juga memberikan pengalaman kepada peserta untuk membangun disiplin, kekompakan, tanggung jawab, percaya diri dan kemampuan bekerja sama.
Antusiasme juga datang dari masyarakat yang menyaksikan jalannya kegiatan di sepanjang rute kegiatan.
Reporter : Dhenkjallo













