Faktual.Net, Buton Tengah. Sejak dilantik sebagai Bupati Buton Tengah (Buteng) definitif pada 22 Mei 2017 lalu, H. Samahuddin, SE gemar turun lapangan untuk meninjau langsung setiap proses pengerjaan jalan raya di daerah yang dipimpinnya.
Amatan media ini, kehadiran Bupati Buteng saat tinjauan lapangan tidak membuat warga merasa minder atau takut untuk bersilaturahmi dengannya, warga malah senang dan bangga memiliki pemimpin yang ulet, rajin serta rela bekerja dibawah panas matahari seperti Samahuddin.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Mone Haliki saat melihat Bupati Buteng turun langsung memantau pembuatan jalan bahkan berkomentar, ia siap menyerahkan lahan miliknya kepada Pemerintah daerah dengan ikhlas demi kepentingan umum.
“Harapan kita sarana perhubungan, sarana ekonomi bisa berjalan lancar, demi untuk kepentingan umum, nah itu yang penting, kalau untuk kepentingan pribadi-pribadi nda ada gunanya, itu kalau untuk saya, nda tau kalau untuk orang lain,” ucapnya kepada Faktual.Net, Senin (03/09/2018).
Dihadapan awak media, Bupati Buteng sempat mengatakan, ia ingin memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta kenyamanan berkendara bagi para pengguna jalan. “Walaupun tidak ada ganti rugi tapi masyarakat rela, karena ini untuk membangun infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi kedepan,” kata dia.
Ia juga menuturkan, pembangunan jalan yang dipantaunya saat ini dianggarkan melalui APBN dengan kisaran nominal Rp 4,4 Miliar.
“Untuk lebarnya 10 meter, pengaspalan delapan meter, karena bahu jalan kiri kanan masing-masing satu meter, kalau panjang lintasan bagusnya nanti tanya konsultan,” tuturnya.

Bupati Buteng yang didampingi Kadis Kominfo La Ota, S.Pd, Kadis Pariwisata, Safrin, Kabag Tapem Ismail Rewa kemudian melanjutkan kegiatan peninjauan lokasi pembangunan stadion yang terletak di Desa Teluk Lasongko, Kecamatan Lakudo.
“Kalau untuk stadion itu dengan luas 2,7 hektar dan itu adalah hibah dari masyarakat, saya turun sendiri temui masyarakat pemilik lahan saya berikan pemahaman-pemahaman dan Alhamdulillah masyarakat juga ikhlas,” ungkap Samahuddin kepada awak media.
Ketika ditanya tentang tendensi dan maksud dibalik kegiatan pemantauan pembangunan infrastruktur jalan di Buteng, Samahuddin hanya menanggapi santai sambil tersenyum.
“Ini semua untuk kepentingan daerah, tidak ada tendensi politik maupun pencitraan, saya kan dipilih oleh rakyat dan bekerja untuk rakyat, makanya saya tidak pandang apakah panas matahari atau tidak saya selalu turun langsung di lapangan,” jelasnya.
Usai waktu shalat Ashar Senin sore (03/09/2018), Pria yang disapa La Ramo ini melanjutkan pantauannya pada pengerjaan jalan poros Lombe-Tolandona. Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Wakeakea Fardin mengungkapkan rasa syukur dan bangga melihat Bupati Samahuddin berkunjung langsung.
“Kami selaku pemerintah Desa Wakeakea bersama masyarakat merasa bersyukur dan sangat bangga. Dengan adanya pengerjaan jalan ini terbukti bahwa kinerja pak Bupati seperti inilah yang bisa diandalkan untuk mewujudkan percepatan pembangunan daerah Buton Tengah,” pungkasnya.
[Anto Lombe]
















