Example floating
Example floating
Daerah

Gelar Operasi Yustisi, Ajak Masyarakat Disiplin Gunakan Masker

×

Gelar Operasi Yustisi, Ajak Masyarakat Disiplin Gunakan Masker

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Batang, Jateng – Puluhan aparat gabungan dari TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang mencegati pengendara yang tidak memakai masker. Tidak hanya sepeda motor atau mobil, truk pun dihentikan petugas.

Masih banyak pengendara maupun penggunan jalan yang kurang sadar diri tentang bahaya Covid-19, dan ada juga beberapa orang yang membandel, tidak pakai masker saat beraktivitas.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Hal ini terbukti saat aparat gabungan menggelar operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan di Alun-alun Batang, Senin (14/9/2020).

“Kegiatan ini dalam rangka implementasi Inpres No 6 tahun 2020 dan Peraturan Bupati No 55 tahun 2020, isinya tentang pendisiplinan protokol kesehatan,” kata Kabag Ops Polres Batang, AKP Asfauri di lokasi.

Ia mengingatkan kepada warga, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, khususnya memakai masker saat beraktivitas. Jika terpergok oleh petugas saat tak memakai masker, akan diberi sanksi sosial.

Baca Juga :  Lurah Cikoro Turun Langsung Bersihkan Lokasi Dugaan Pembuangan Sampah Liar

Asfauri menyebut, bagi para pelanggar protokol kesehatan diberikan teguran. Sebagian dari mereka juga mendapat sanksi sosial mulai dari menghapal Pancasila, menyapu hingga menyanyikan lagu nasional.

Kali ini, pihaknya tidak membagikan masker. Namun, warga yang tidak memakai masker harus membeli atau mencari masker di dekat lokasi razia.

“Harapan kami, warga makin patuh dengan protokol kesehatan, sebab pandemi Covid-19 belum berakhir,” tuturnya. Tutik (50), warga kecamatan Batang, sempat menolak menepi ketika petugas menghentikanya.

Setelah dijelaskan bahwa ada operasi masker pun ia menurut. Ia mengatakan membawa masker tapi belum dipakai. Tutik pun menunjukkan masker dan ditegur petugas untuk memakai masker di setiap aktivitas.

“Biasanya pakai sih, tapi pas lupa karena buru-buru mau ke pasar,” katanya setelah dihukum untuk menghapal Pancasila.

Niko

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit