faktuall.ner, Kendari, Sultra. Ganda putra bulutangkis mahasiswa STIE Enam Enam Kendari menutup akhir 2025 dengan catatan prestasi yang konsisten. Dalam dua turnamen berbeda yang digelar sepanjang November hingga Desember 2025 lalu, para atlet kampus tersebut mampu menembus papan atas dan mengamankan sejumlah podium pada level kompetisi mahasiswa regional.
Pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nusantara (POMTARA) II 2025 yang berlangsung di Sport Center Universitas Halu Oleo (UHO), Rabu (26/11/2025) lalu, pasangan Muh. Alfajir dan Muh. Zacky Ismuliah R. melaju hingga partai final nomor ganda putra. Meski harus mengakui keunggulan lawan pada laga puncak, keduanya memastikan posisi juara dua, menandai performa stabil sejak babak awal turnamen.
Masih di sektor yang sama, pasangan Muh. Fadil Putra Wijaya dan Rifaldy juga mencatat hasil positif dengan mencapai babak semifinal dan meraih juara tiga bersama. Turnamen POMTARA II 2025 lalu diikuti puluhan pasangan ganda dari berbagai perguruan tinggi se-Sulawesi Tenggara dengan format gugur sejak babak penyisihan.
Alih-alih berpuas diri, pasangan tersebut kembali turun bertanding pada ajang berikutnya. Dalam HMTP CUP I Bulutangkis yang digelar Jumat, 19 Desember 2025 lalu, Muh. Alfajir dan Muh. Zacky Ismuliah R. tampil konsisten sejak babak awal hingga partai puncak dan resmi keluar sebagai Juara 1 ganda putra HMTP CUP I.
Pada turnamen yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan tersebut, pasangan Arya Andika dan Ardiansyah menempati posisi juara dua, disusul Muh. Fadlal Asri Mustaqbilal A. dan Galan Arjuna yang meraih juara tiga bersama. Hasil ini melengkapi raihan podium ganda putra mahasiswa STIE Enam Enam Kendari di dua ajang berbeda.
Muh. Alfajir menuturkan bahwa kesiapan mental menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi permainan. “Sebelum pertandingan kami fokus memperkuat mental dan ketenangan bermain. Sistem gugur membuat setiap laga harus dijalani dengan konsentrasi penuh,” ujarnya.
Rifaldy menambahkan, persaingan antarkampus pada dua turnamen tersebut berlangsung ketat. “Pesertanya berasal dari berbagai kampus di Sulawesi Tenggara. Kami berusaha bermain lepas dan menjaga kerja sama di lapangan,” katanya.
Dua capaian tersebut menunjukkan bahwa ganda putra STIE Enam Enam Kendari mampu menjaga performa secara berkelanjutan hingga akhir 2025 lalu. Prestasi ini sekaligus menjadi penutup tahun yang positif serta memperkuat pengembangan minat dan bakat olahraga mahasiswa di lingkungan kampus.
Redaksi/Humas STIE 66 Kendari
















