Faktual.Net, Bima, NTB. Direktur Komunikasi Pemerintah dan Kebijakan Publik Lembaga Garuda Donggo-Jabodetabek menyoroti sikap pemerintah terkait maraknya keliaran anjing rabies di wilayah Kabupaten Bima.
Menurut Fiqriawansyah, beberapa hari terakhir ketenangan masyarakat Bima terusik lantaran anjing rabies terus berkeliaran dan telah memakan sejumlah korban.
“Alangkah baiknya demi menyelamatkan masyarakat agar cepat terhindar dari masalah penyebaran anjing rabies, maka perlu intervensi dan atensi khusus oleh Dinas terkait,” terang mantan ketua umum organisasi Forum Pemuda Peduli Bima (FPPB), saat dikonfirmasi, Sabtu (22/2/20).
Melalui langkah tersebut kata dia, dipastikan Kabupaten Bima menjadi daerah aman dan tentram dari masalah, seperti penyebaran virus tersebut.
Jika masalah itu tidak segera dilakukan upaya pencegahan dini, ia khawatir daerah setempat dinilai sebagai daerah zona merah, lantaran tidak mampu menghadirkan kenyamanan bagi warganya.
Karena itu, ia mendesak Bupati Bima agar segera memberikan instruksi kepada Dinas terkait untuk lebih profesional menangani masalah tersebut.
Reporter : Juliadin
















