Faktual.Net, Kendari, Sultra. Ketua AMPI Sultra, H. Muhammad Radhan Algindo Nur Alam peroleh penghargaan dari HIAPOLO Institute. Lembaga yang dipimpin oleh Paulus Pangka, SH tersebut berikan penghargaan kepada putra mantan Gubernur Sultra tersebut pada November 2021 pada acara Youth Award 2021 di Aula Perpustakaan Nasional RI.
Dikonfirmasi oleh faktual.net, Ketua Komunitas Anadalo Kendari, Isroni Hamka membenarkan hal tersebut. “Memang benar pak Radhan dapat penghargaan dari HIAPOLO Institute”, ucap Roni pada Senin, 22/11/2021 di Kendari.
Menurut Roni, 3 pencapaian yang telah ditorehkan oleh Radhan sehingga dirinya memperoleh penghargaan tersebut.
“3 hal yang telah pak Radhan lakukan terkait kemajuan dunia pendidikan bagi anak – anak Sultra khususnya yang kuliah di Jakarta”, kata Roni.
Roni mengatakan bahwa selama ini, dirinya dan banyak orang yang tergabung di Komunitas Anadalo Kendari telah banyak melakukan hal – hal positif dalam bidang pendidikan dan kemanusiaan. Banyak orang tidak tahu karena memang sengaja tidak diekspos. Karena untuk apa kebaikan diekspos.
“Pak Radhan kan pembina dari Anadalo Kendari. Selama ini Anadalo Kendari aktif membantu mahasiswa-mahasiswa Sultra yang kuliah di Jakarta. Salah satunya adalah : pak Radhan menyediakan mess gratis atau asrama gratis bagi sebagian mahasiswa Sultra yang berkuliah di Jakarta”, sebutnya.
Bukan hanya itu tambah Roni, bahwa pak Radhan melalui Anadalo Kendari selama ini fokus pada kegiatan kemanusiaan dan bencana. “Ketika ada bencana khususnya di Sultra, banjir misalnya, beliau langsung perintahkan kepada Anadalo Institute untuk salurkan bantuan. Dan kami lakukan semua ini tanpa harus diekspos”, tambah Roni.
Sekretaris AMPI Sultra tersebut menegaskan bahwa itulah alasan kuat dari HIAPOLO Institute memberikan penghargaan kepada Radhan sebagai Tokoh Muda yang menginspirasi. “Lembaga ini sebelum memberikan penghargaan kepada tokoh, terlebih dahulu ada survei dan verifikasi faktual tentang kelayakannya. Dan pak Radhan telah menjalani proses itu, kinerja sosial beliau telah melalui proses verifikasi faktual”, tutupnya.
Reporter : Aco RI
















