oleh

Ditipu Muhammad Bayu, Mochtar Minta Pemkot Lebih Berhati-Hati

-Daerah-134 views

Faktual.Net, Tidore. Mencuatnya dugaan penipuan yang dilakukan oleh Direktur Rumah Pemberdayaan Indonesia Muhammad Bayu terhadap sejumlah desa di Kota Tidore Kepulauan terkait dengan program pengadaan mesin produksi hasil pertanian yang memakan anggaran senilai Rp. 1 Milyar lebih.

Menuai sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tikep, adalah Mochtar Djumati Wakil Ketua II, kepada sejumlah awak media dia mengatakan bahwa dengan adanya permasalahan tersebut sudah harus membuat pemerintah daerah lebih berhati-hati dalam membangun kerjasama, baik dengan investor maupun orang-orang yang mengatasnamakan kelompok pemberdayaan.

“Saya hanya bisa menyarankan kalau dalam membangun kerjasama harus dipertimbangkan dengan matang terutama mengenai keabsahan orang-orang yang datang mengatasnamakan investor maupun dari lembaga pemberdayaan, hal itu harus dikaji lebih dulu sehingga tidak lagi terjadi penipuan sebagaimana yang dilakukan oleh Muhammad Bayu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Akhyar Chicken Jasa Penggilingan Bakso di Gowa Dataran Tinggi

Untuk itu, menanggapi persoalan tersebut, Mochtar mengaku bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengunjungi sejumlah desa yang diduga telah ditipu oleh Muhammad Bayu guna memastikan permasalahan tersebut, mengingat pihaknya (DPRD) juga telah mendapat aduan atas masalah-masalah yang dihadapi oleh Desa. Dimana selain soal pengadaan mesin yang tidak direalisasi, juga terdapat beberapa mesin yang dilakukan pengadaan namun tidak bisa difungsikan.

“Sehari dua, kita akan turun ke desa, bahkan kita juga akan mengundang tim pendamping desa untuk dilakukan pertemuan, dan membahas masalah tersebut,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolres Batang Pimpin Upacara Sertijab Kabagren

Sekedar diketahui, dari sejumlah Desa di Kota Tikep yang diduga telah di Tipu oleh Muhammad Bayu itu diantaranya Desa Bale, Desa Aketobolo, Desa Tauno, Desa Maregam, Desa Sigela Yef, Desa Todapa dan Desa Toseho, bahkan dari aksi dugaan penipuan itu sebelumnya pemerintah daerah Kota Tikep melalui Walikota kemudian bersikap bahwa akan mengadukan masalah ini ke ranah hukum jika Muhammad Bayu tidak mampu menyelesaikan kerjasama yang telah dibangun antara pemkot tikep dengan dirinya.

[Suratmin Idrus]

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :