oleh

Disdukcapil Kendari tak Terapkan Physical Distancing bagi Masyarakat yang Berurusan

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Di era New Normal, penerapan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid – 19) adalah sebuah keharusan. Penggunaan masker, rajin cuci tangan, tidak bersalaman, jaga jarak (physical distancing) adalah hal yang harus, apalagi diruang – ruang publik.

Era New Normal, pelayanan kantor – kantor pemerintah di Kota Kendari sudah dilakukan secara langsung apalagi kantor yang bersentuhan dengan pelayanan publik seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Pantauan faktual.net pada Kamis pagi, 9/7/2020 di kantor Disdukcapil Kota Kendari ternyata belum sepenuhnya menjalankan standar protokol kesehatan, terkhusus pada aturan jaga jarak (physical distancing).

Baca Juga :  DPMD Himbau Agar Pemdes Salurkan BLT Tepat Waktu

Di depan kantor, tampak masyarakat yang berurusan kelihatan berkumpul menunggu nomor antrian yang dibacakan oleh petugas, tentu hal tersebut telah menyimpang dari standar protokol kesehatan yang didengungkan pemerintah.

Faktual.Net coba mengkonfirmasi Kepala Dinas (Kadis) Dukcapil Kota Kendari, Asni Bonea melalui pesan Whats App nya terkait hal tersebut, tetapi sampai berita ini ditayangkan, Asri Bonea tidak memberi tanggapan.

Faktual.Net kemudian mencoba mengkonfirmasi Mastri Susilo selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara (Kaper ORI Sultra) via Whats App nya. Sebagai kepala instansi yang bertugas mengawasi pelayanan publik, Mastri Susilo mengatakan bahwa semua pelayanan publik harus mengikuti protokol kesehatan Covid – 19, termasuk Disdukcapil.

Baca Juga :  Walikota Tidore Serahkan Sejumlah Bibit Pala Dan Cengkeh Ke Petani

Mastri Susilo menambahkan bahwa dari dokumentasi foto yang diperlihatkan oleh faktual.net, tampak bahwa Disdukcapil Kota Kendari tidak menerapkan protokol kesehatan khususnya Physical Distancing.

Mastri menduga, mungkin saja Disdukcapil sudah menerapkan protokol kesehatan tapi masyarakat tidak patuh atau Disdukcapil yang tidak tegas dengan masyarakat.

“Mungkin saja sudah ada, tetapi masyarakat tidak patuh atau Disdukcapil tidak tegas dalam penerapan Physical Distancing”, tutup Mastri melalui pesan Whats App nya.

Reporter : Aco RI

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :