Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Dinilai Layak, Mayjen TNI Andi Sumangerukka Diberi Gelar Adat Tolaki Mekongga

×

Dinilai Layak, Mayjen TNI Andi Sumangerukka Diberi Gelar Adat Tolaki Mekongga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kolaka, Sultra – Melalui dewan adat dan majelis kerajaan, Drs. H. Khaerun Dahlan sebagai Bokeo atau Raja Mekongga XIX, layak memberikan penghargaan gelar bangsawan kepada jendral bintang dua Paling Kodam (Pangdam)XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka.

Mayjen TNI Andi Sumangerukka memperoleh Gelar kehormatan Bangsawan Pelindung Bumi Mekongga dari kerajaan Bokeo Mekongga, atau Anakia Pobendeno Wonua Mekongga, pada pekan lalu.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Raja Bokeo Mekongga Khaerun Dahlan, menyampaikan tentang pemberian gelar pada jendral bintang dua itu karena dianggap punya kontribusi besar di Sulawesi Tenggara (Sultra). Penghargaan ini tidak langsung diberikan begitu saja. Namun telah dibahas Dewan Adat dan Majelis Adat Kerajaan. Selain itu, melihat ketokohannya dan kontribusinya selama ini di Sultra.

“Pemberian gelar bukan saya sendiri yang menentukan, tapi melalui dewan adat dan majelis kerajaan, apakah layak atau tidak. Pada saat pembahasan para dewan adat dan majelis adat mengatakan layak menerima penghargaan sebagai Anakia Pobendeno Wonua Mekongga. Artinya Bangsawan Pelindung Masyarakat Mekongga beliau dinilai layak,” ungkapnya.

Khaerun Dahlan ia berpandangan, gelar diberikan tidak hanya sebagai putra daerah dan perna menjabat sebagai Danrem dan Kepala BIN Sultra, tetapi Andi Sumangerukka juga saat ini menjabat panglima TNI di 3 wilayah yakni Provinsi Sultra, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

“Kami berikan penghargaan kepada Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka itu sudah tepat. Beliau perna menjabat sebagai Danrem, Kepala BIN, dan sekarang panglima di 3 provinsi Sultra, Sulsel dan Sulbar. Jadi saya kira ini tidak perlu lagi diperdebatkan,” ujar Raja Mengkongga, Jumat (05/02/2021).

Baca Juga :  Kadinkes Prov Sulsel Klarifikasi Berita Hoax Rangkap Jabatan 

Dia juga memaparkan kepada awak media, bahwa gelar itu terbagi dua yakni gelar penghargaan dan keturunan, untuk gelar penghargaan itu karena seorang pemimpin di suatu wilayah yang melindungi masyarakat serta mempunyai sifat yang patut diteladani. Sementara, gelar bangsawan keturunan karena mempunyai darah atau lahir dari orang tua keturunan raja atau bangsawan.

“Gelar penghargaan tidak berlaku untuk selamanya dan tidak melekat di badan hanya sebagai gelar kehormatan saja. Kalau keturunan biar dibersihkan sampai habis itu air laut tidak akan hilang juga gelar itu karena punya darah keturunan bangsawan. Jadi ini harus dipahami,” tandas Khaeran Dahlan Raja Bokeo Mekongga.

Terakhir dia mengatakan, gelar kehormatan bangsawan atau penghargaan yang diberikan kepada Mayjen TNI Andi Sumangerukka ini bisa saja hilang atau ditarik apabila nanti melanggar aturan adat.

“Nanti kita evaluasi kembali apakah masih layak atau tidak gelar itu disandang, apabila nanti melanggar atau tidak sesuai aturan adat itu bisa ditarik kembali, atau pensiun otomatis gelar itu akan ditarik lagi,” pungkas Raja Mekongga.

Reporter: Kariadi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit