Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
KampusNasionalPendidikanSeminar Nasional

Dihadiri 22 Perguruan Tinggi Ternama, Dirjen Pendidikan Vokasi Buka Kongres FPTVI Ke-8 di Universitas Halu Oleo

41
×

Dihadiri 22 Perguruan Tinggi Ternama, Dirjen Pendidikan Vokasi Buka Kongres FPTVI Ke-8 di Universitas Halu Oleo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendididikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc menghadiri sekaligus membuka seminar dan kongres Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia yang bertempat di Hotel Claro Kendari.

Kegiatan yang mengambil tema “Finding The Right Fit University and Industry Collaboration” untuk tahun 2022 menjadikan Universitas Halu Oleo (UHO) sebagai tuan rumah. Dan menjadi catatan dalam sejarah Vokasi ditahun 2022 Kongres FPTVI ke 8 terselenggara diluar Pulau Jawa untuk pertama kalinya.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc kepada peserta Kongres yang terdiri dari 22 Perguruan Tinggi ternama di Indonesia mengatakan bahwa Pendidikan Vokasi harus bisa memberikan peran yang maksimal ditengah-tengah masyarakat.

Kiki Yuliati menjelaskan bahwa peran maksimal yang dimaksud adalah keberadaan vokasi dengan alumni-alumninya harus mampu menunjukkan eksistensinya dalam dunia kerja khususnya menjadi tenaga – tenaga yang berkompetensi unggul sehingga bisa berdaya saing didunia kerja.

Foto Bersama Peserta Seminar dan Kongres FPTVi Ke-8 di Kota Kendari

Dikatakannya bahwa sesuai dengan penggalan tema kongres yakni “Industry Collaboration” atau Berkolaborasi Dengan Dunia Industri, Pendidikan Vokasi harus bisa menunjukkannya, yakni lapangan kerja dunia Industri yang ada harus di isi oleh tenaga-tenaga terampil yang merupakan alumni-alumni Pendidikan Tinggi Vokasi di Indonesia.

Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini berharap menghadapi era global, alumni Pendidikan Tinggi Vokasi di Indonesia harus bisa berdaya saing dengan alumni-alumni luar negeri.

Selain berkolaborasi dengan industri, dia juga mengingatkan agar keberadaan Vokasi harus bisa dirasakan langsung oleh pelajar-pelajar Sekolah Menengah Kejuruan. Dia berharap agar alumni Vokasi paska menyelesaikan pendidikannya di Universitas agar bisa langsung mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan sehingga keberadaannya bisa langsung dirasakan oleh pelajar.

Wanita yang merupakan dosen tetap Universitas Sriwijaya mengingatkan bahwa hal tersebut sangat penting sehingga minat dan animo pelajar untuk melanjutkan pendidikan tingginya di vokasi menjadi besar.

Kongres ke-8 FPTVI yang berlangsung selama dua hari yakni Ahad-Senin/18-19 Desember 2022 di Kota Kendari menetapkan Direktur Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo, Dr.Eng, Sudarsono, ST.,M.Eng sebagai Ketua Terpilih untuk masa Bakti 2022-2024.

Dr. Eng, Sudarsono, ST.,M.Eng  mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas amanah yang disematkan pada dirinya. Di katakannya jika amanah tersebut akan diemban dengan sebaik-baiknya, tentu apa yang menjadi program kerja FPTVI kedepannya akan sukses apabila ada dukungan dan kerja sama dari semua institusi Pendidikan Tinggi di Indonesia.

Baca Juga :  Menaker Yassierli Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc (Kiri), Dr. Eng. Sudarsono, ST.,M.Eng (Kanan)

Mantan Wakil Dekan III Fakultas Teknik UHO tersebut berucap bahwa Pendidikan Vokasi akan mengambil peran yang besar bagi suksesnya Program yang di canangkan oleh Mendikbudristek, Nadiem Makarim yakni Merdeka Belajar, Kampus Merdeka.

Dijelaskannya bahwa Pendidikan Vokasi mengedepankan 70 % Praktek dan 30 % Teori dalam pembelajarannya, tentunya dengan praktek lapangan yang persentasenya lebih besar, menuntut mahasiswa agar menunjukkan kemampuan inovasi dan kreatifitasnya.

Dosen yang konsentrasi pada jurusan Teknik Mesin ini mengatakan bahwa selaku Ketua FPTVI yang baru akan sepenuhnya mendukung apa yang menjadi program dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.

“Kami tentu sepenuhnya akan mendukung apa yang menjadi program dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi”, ucapnya dengan menambahkan bahwa program utama yang telah dicanangkan oleh Dr. Ir, Kiki Yuliati, M.Sc adalah memperkuat kolaborasi dengan dunia industri serta manjadikan vokasi sebagai salah satu instrumen untuk menguatkan Indonesia.

Foto bersama peserta Seminar dan Kongres FPTVI ke-8 bersama Dirjen Diksi

Terkhusus bagi dunia industri, Dr. Eng, Sudarsono, ST.,M.Eng mempertegas agar kedepannya industri Indonesia yang sedang bangkit khususnya disektor pertambangan dan sektor-sektor lainnya, melirik bahkan mengutamakan alumni vokasi sebagai tenaga-tenaga kerja untuk posisi-posisi strategis.

“Tentu alumni vokasi kami siapkan untuk menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul, salah satu program yang telah kami jalankan di UHO adalah dengan memagangkan mahasiswa vokasi ke perusahaan-perusahaan besar di Jepang, sehingga mahasiswa ketika telah menyelesaikan studinya memiliki kompetensi bukan hanya sekedar berteori”, pungkasnya.

Sebelum kongres berlangsung, acara didahului dengan Seminar Nasional yang menghadirkan pembicara handal yakni : Ir. Boy Robiyanto, ST.,MM Direktur Investasi Pelindo, Prof. Ir. M. Sigit Dermawan, Ph.D, IPM-HAKI, ASEAN. M.Eng Ketua Umum FPTVI dan Prof. Dr. Ir, Arief Daryanto, M.Ec Dekan Sekolah Vokasi IPB.

Pantauan faktual.net, acara tersebut dihadiri oleh 22 Perguruan Tinggi se Indonesia yang memiliki Program Vokasi. Beberapa perguruan tinggi ternama yang turut hadir adalah Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjajaran, Universitas Parahyangan, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Surakarta dan lain-lain.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama UHO, Dr. Armid, S.Si.,M.Si.,M.Sc.,DSC mewakili Rektor UHO yang berhalangan hadir, mantan Dirjen Diksi Wikan Sakarinto, ST.,M.Sc.,Ph.D dan Pengurus FPTVI Domisioner.

Reporter : Aco RI

Tanggapi Berita Ini