Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaDaerah

Demontrasi IMM UHO, Minta Kapolri untuk Evaluasi Polda Sultra Terkait Tindakan Represif

72
×

Demontrasi IMM UHO, Minta Kapolri untuk Evaluasi Polda Sultra Terkait Tindakan Represif

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ketgam: Immawan Roki saat berorasi di perempatan pasar baru.

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Keluarga Besar  yang tergabung di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Halu Oleo (UHO) mengelar aksi demonstrasi di pertigaan kampus Halu Oleo dan di lampu merah perempatan pasar Baru,, Selasa (28/09/202I).

Sejumlah kader-kader IMM, mengekecam tindakan represif aparat kepolisian yang dinilai melakukan tindakan represif terhadap Marsono Ketua Umum DPD IMM Sultra, saat mengikuti unjuk rasa terkait penuntasan kasus Randi dan Yusuf di Polda Sultra kemarin.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Massa membakar ban bekas di perempatan pasar baru dari sore hingga malam menyuarakan keadilan dan mendesak agar kasus tindakan represif di Sultra segera dihentikan.

Immawan Agung Sekbid SBO Pimpinan Komisariat FKIP UHO dalam orasinya mengatakan, Marsono ketua DPD IMM Sultra ditangkap dan di deskriminasi aparat kepolisian di depan Mapolda Sultra hingga mengalami luka wajah pada bagian kiri. Ini sangat melukai hati kader-kader IMM se-Indonesia terhadap perbuatan yang tak beradab.

Puluhan kader IMM berdemonstrasi di pertigaan kampu UHO

“Kami sedang mengumpulkan beberapa fakta yang terjadi di lapangan mengenai demonstrasi kemarin, dan membuktikan bahwa pihak aparat kemanan telah melakukan tindakan kekerasan terhadap ketua DPD IMM Sultra,” teriak Agung Barlin dengan suara lantang di depan masyarakat yang melewati pertigaan kampus UHO.

Mereka juga menilai sudah dua tahun kepolisian tidak serius mengungkap pelaku pembunuh Randi dan Yusuf manum belum mendapat keadilan.

“Ini menunjukkan polisi tidak serius dan profesional menegakkan aturan terhadap pelanggaran anggotanya,” tandas salah satu orator.

Baca Juga :  Potensi Masyarakat DPC PPBNI Jakarta Utara Sowan Ke Mapolres Pelabuhan Jakarta Utara

Sementara itu Immawan Roki Kader IMM Fisip UHO, dalam orasinya mengingatkan pihak aparat kemanan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat yang mempaikan aspirasi di depan publik, namun pihak kepolisian tidak sesuai dengan SOP tehadap Ketua DPD IMM Sultra yang juga alumni mahasiswa UHO.

“Tindakan kepolisian yang membabi buta sebagai bentuk kekecewaan kader IMM UHO yang dimana orang nomor satu di jajaran IMM Sultra kini teraniaya oleh aparat kepolisian. Aparat kepolisian yang seharusnya sebagai pengaman, pengayom dan pelindung masyarakat namun nyatanya tindakan kepolisian tidak mampu mencerminkan sebagai abdi negara yang sesungguhnya,” tegas Roki.

Salah satu orator Maulid Purnama menegaskan bahwa Keluarga besar IMM UHO meminta Kapolri untuk mengevaluasi Polda Sultra mengevaluasi kinerja kapolda Sulawesi Tenggara terkait masalah keamanan yang berbuntut tindakan represif.

“Mendesak pihak Kapolda Sultra segera meminta maaf secara kelembagaan terhadap ketua DPD IMM Sultra dan oknum aparat yang melakukan pelanggran HAM di usut tuntas sesui prosedur hukum. jika tidak maka kami akan gelar demonstrasi yang lebih besar lagi kedepannya. Jika tuntutan belum dipenuhi, maka kami akan konsolidasi kembali dan melaksanakan aksi lanjutan dengan jumlah yang banyak di depan Polda Sultra,” tutupnya.

Reporter: Kariadi

Tanggapi Berita Ini