oleh

Bocah Tahfidz Quran Asal Serang Kritis dan Butuh Bantuan

Faktual.Net, Cilegon – Nurunnabilatud Diniyah (6) bocah hafidz qur’an putri dari Nana Sujana seorang pedagang es doger keliling warga Kampung Lebak Sawo RT 12 RW 05 Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, butuh bantuan dan uluran tangan dari para dermawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nur, panggilan sayang dari Nurrunnabilatud Diniyah, saat ini kondisinya koma setelah terjatuh dari komedi putar di TK tempatnya ia bersekolah beberapa hari lalu. Dan saat ini ia harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Krakatau Medika(RSKM) Cilegon.

“Ya, kang setelah terjatuh pada saat bermain komedi putar di sekolahnya. Nur mengalami pendarahan di kepalanya dan harus dilarikan ke RSKM. Dan saat ini sedang dilakukan perawatan intensif oleh petugas medis,” ujar Nana Sujana Ayah dari Nur kepada Fakta Banten, Jumat (6/7/2021).

Baca Juga :  Kodim 0736/Batang Adakan Lomba Tari Kreasi Komsos Kreatif

Nana, menceritakan, setelah mengalami pendarahan akibat terjatuh kemarin lusa Nur butuh pendonor darah golongan (A) namun saat ini permintaan darah itu sudah terpenuhi dan lagi saat ini pihak medis berencana akan melakukan operasi.

“Saya berharap ada bantuan dari pihak manapun untuk kesembuhan dari anak saya ini,” ucap Nana dengan meneteskan air mata.

Sementara itu Solihin Paman dari Nur mengatakan, Ayah dari Nur itu hanya seorang penjaja es doger keliling penghasilan keluarga itu nyaris tidak ada semenjak di berlakukan PPKM mikro level 4 oleh pemerintah ditambah putrinya mengalami kecelakaan akibat terjatuh dan butuh biaya yang cukup lumayan besar.

Baca Juga :  Polres Tidore Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Kie Raha 2021

“Ayah dari Nur itu seorang pedagang es doger keliling. Semenjak diberlakukan PPKM mikro level 4, penghasilannya nyaris tidak ada ditambah saat ini putrinya mengalami kecelakaan karena terjatuh. Jadi untuk itu saya berharap ada sumbangan dari para darmawan,” katanya.

Solihin menambahkan, Nur itu adalah seorang anak yang cerdas di usianya yang masih balita ia sudah hapal Al – Quran Juzz 30 dan pernah meraih predikat juara 1 Tahfidz Quran di TAUD SaQu Safinatunnajah (Tahfidzh anak usia dini).

“Anaknya sangat cerdas. Nur itu ketika ditanya ingin bercita – cita menjadi penghafal qur’an. Ia pernah juara satu Tahfidz Qur’an. Tapi saat ini kondisinya kritis,” ungkap Solihin. (**)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :