Faktual.Net, Kendari, Sultra. Dampak dari Pandemi COVID 19 membuat sektor ekonomi sebagian besar masyarakat terpuruk. Kemiskinan baru bermunculan disebabkan banyak lapangan pekerjaan sektor informal dipaksa berhenti oleh keadaan. Sehingga pihak-pihak yang selama ini menggantungkan penghasilkan dari sektor informal harus menerima kenyataan bahwa penghasilannya berkurang bahkan harus terhenti. Sebut saja tukang ojek, buruh bangunan, pekerja serabutan dan masih banyak lagi.
Hal tersebut menggugah Sudarmanto Saeka untuk bergerak meringankan beban warga yang berdampak COVID 19. Dibawah bendera Karang Taruna Provinsi Sulawesi Tenggara (KT Sultra), ketua fraksi Partai Nasdem DPRD Provinsi Sultra tersebut melakukan aksi nyata membagi-bagikan sembako kepada warga Kota Kendari yang tidak mampu.

Berawal dari Security dan petugas Kebersihan Citra Land Kendari, tim KT Sultra kemudian menuju Baruga, Wua-Wua, Kadia, Mandonga, Kendari Barat dan Kendari. Sebagian tim KT Sultra membagi di Puuwatu, Kambu, Poasia dan Abeli.
“Semua wilayah kami akan berupaya untuk mendatangi. Yang perlu dipahami dan dimengerti oleh masyarakat bahwa jumlah bantuan kami ini terbatas, kami rencanakan sebanyak 2500 paket dalam beberapa tahap. Untuk hari ini, kami akan membagikan 600 paket” kata Sudarmanto Saeka saat diwawancarai media pada Senin, 20/4/2020 di Kecamatan Kadia, dengan menegaskan bahwa karena jumlahnya terbatas maka pembagiannya difokuskan terhadap warga yang tidak mampu.
Dikatakannya lagi, bahwa kegiatan ini dilakukannya semata-mata karena keprihatinan terhadap situasi eķonomi warga yang terpuruk akibat dari Pandemi COVID 19. “Yang kami bagikan ini adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan, yang sebelumnya telah didata oleh tim KT Sultra, jadi insyaaAllah bantuannya akan tepat sasaran”, kata Sudarmanto Saeka.
Salah seorang warga Kendari Barat, Agus (53) mengatakan bahwa dirinya yang berprofesi sebagai tukang ojek sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.
“Pendapatan kami sebagai tukang ojek menurun sampai tinggal 30 %, tentu ini sangat berat bagi kami. Maka, melalui media ini kami meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan kami, karena selama ini kami belum pernah mendapatkan bantuan, walaupun kami mendengar ada bantuan dari pihak Pemkot tapi kami belum mendapatkannya.
Ditempat yang sama, Sekretaris Umum KT Sultra, Andi M. Budihard mengatakan bahwa warga yang diberikan bantuan adalah warga yang memang selama ini belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak manapun.”Yang kami berikan bantuan adalah mereka yang belum pernah mendapatkan bantuan” Kata Budi sapaan akrabnya.
Untuk menjadi informasi bahwa paket sembako yang dibagikan berupa beras 1 karung 5 kg, telur 1 rak dan gula 1 kg. Sasaran pembagian adalah warga tidak mampu mulai dari pemulung, pekerja serabutan, pekerja bangunan, karyawan yang di PHK, pedagang kaki lima, orang-orang tua jompo, tukang ojek dan lainnya.
Reporter : Aco Rahman Ismail
















