Faktual. Net, Tidore. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan menemukan kurang lebih 99 pemilih siluman alias pemilih ganda dan belasan nama orang yang sudah meninggal masih termuat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan.
Menurut Kordinator Divisi Pengawasan Dan Hubungan Antar lembaga Bawaslu Kota Tikep Iriyani A. Kadir S.Sos, M.Si kepada sejumlah awak media saat ditemui di Kantor Bawaslu Kota Tikep pada Senin, 10/9/2018 mengatakan bahwa dari 99 pemilih siluman itu diantaranya 80 pemilih ganda dan 19 jiwa yang sudah meninggal dunia, dan itu kebanyakan tersebar di Kecamatan Tidore, Kecamatan Tidore Timur, Kecamatan Tidore Selatan, dan Kecamatan Oba Tengah.
“Dari hasil temuan kami ini sudah kami sampaikan ke Bawaslu Propinsi untuk ditindaklanjuti ke Bawaslu RI maupun ke KPU Kota Tikep melalui bidang data (Abdullah Dahlan), dan akan mereka tindaklanjut, jadi dalam beberapa hari kedepan akan dilakukan pleno DPT, namun untuk waktunya itu ditetapkan oleh KPU,” ujarnya.
Untuk itu Iriyani berharap dari laporan yang telah disampaikan pihaknya, dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh KPU Kota Tikep, mengingat batas waktu mengenai penyempurnaan data ditetapkan pada tanggal 15 September 2018.
“Jadi data awal DPT yang ditetapkan itu untuk jiwa pilih di Kota Tikep sebanyak 70.412 Jiwa, namun setelah kami kroscek dan terdapat pemilih ganda serta ada yang sudah meninggal sehingga jumlahnya menurun menjadi 70.393 jiwa,” jelasnya.
Sementara untuk kecamatan yang dianggap bersih dan tidak memiliki pemih ganda terdapat di tiga kecamatan yang berada di Kota Tidore Kepulauan diantaranya Kecamatan Oba Utara, kecamatan Oba dan Kecamatan Oba Selatan.
[Suratmin Idrus]
















