Balaikota DKI Jakarta Saksi Giat Perempuan Muslimah Amanah

102

FAKTUAL.NET – JAKARTA PUSAT – Balaikota Propinsi DKI Jakarta  Blok G menjadi saksi bagi Perempuan Amanah Muslimah (PMA) dalam melaksanakan giat yang terdiri atas bazar UMKM, Workhsop dan Lomba Fashion Muslimah.

Beberapa waktu yang lalu berlangsung sejak tanggal  Senin – Rabu, (16 – 18 Desember 2019), sinergi telah dilakukan oleh  Perempuan Muslimah Amanah (PMA)  dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan fokus pada  5 hal  yaitu : meningkatkan ekonomi, meningkatkan kesehatan, meningkatkan bidang kebudayaan, meningkatkan sosial dan meningkatkan SDM. 

Peserta Lomba Fashion Muslimah sedang menunggu giliran tampil                                                    Giat tahun 2019 ini PMA hadir dengan menyelenggarakan Bazar UMKM, Workhsop dan Lomba Fashion.  Perempuan Muslimah Amanah  yang telah dilantik tahun  2017 di Balaikota  Pemprov DKI Jakarta di lantai 19 bulan Juni 2017   diihadiri Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta  Sandiaga Uno terus menunjukkan eksistensinya.

Setelah dilantik PMA melaksanakan program-program yang berfokus pada pengajian-pengajian di daerah-daerah 5 kota dan kabupaten DKI Jakarta.

Dari kegiatan tersebut berkembang pada ekonomi apalagi pemerintah sedang konsen meningkatkan ekonomi. PMA menyediakan wadah  untuk perempuan berkarya seperti  Bazar kedua yang dilaksanakan ini sementara yang  pertama  telah dilaksanakan tahun 2017.

Dengan mengusung  tema “Menangkap Peluang Ekonomi Kreatif dan UMKM bagi Kaum Perempuan”, PMA  menghead UMKM,  juga menghadirkan  remaja-remaja generasi milenial, menangkap peluang  usaha  bukan saja dengan cara  berdagang  tetapi  dengan berkarya seperti  lomba fashion kali ini  menjadi  motivasi dan mencari peluang bagi generasi milenial   untuk  berkarya dan berusaha.

Antusias para milenial  sangat tinggi yang mengikuti lomba fashion. Peserta berasal  dari Jakarta, Bekasi  Depok Tangerang menyebar dan informasi itu tersampaikan. Selain lomba fashion tanggal telah dilaksanakan pula  Workshop pada tanggal 17 Desember 2019 yaitu dengan  Pelatihan Bagaimana Menyusun Proposal dan Publik Speaking dengan nara sumber Priyono Joko Alam, S.E.  yang juga seorang Konsultan Pajak dan UMKM Naik kelas yang dibawakan oleh nara sumber Coach Faransyah  Jaya otak di balik Program OK OC yang kini  diadaptasi Pemprov DKI Jakarta menjadi PKT (Program Kewirausahaan Terpadu).

MC in Action : Restu Maulida Hasanah dan Syarah Larasati.

“Melalui kegiatan–kegiatan ini diharapkan PMA menjadi wadah perempuan yang kreatif  untuk menampung aspirasi baik kaum ibu maupun generasi,” ungkap Maemunah yang bergelar Doktoranda dan Master of Science serta juga seorang Hajah.

“Kami berharap  supaya generasi muda lebih giat dalam  berkarya,  jangan takut,  peluang ke depan sangat terbuka dan UMKM terus harus  mampu  meningkatkan kualitas sampai berhasil naik kelas.” ungkap Maemunah.

Ketua PMA Propinsi DKI Jakarta itu lebih lanjut mengakatakan bahwa  terdapat  60 booth yang digelar dalam bazar UMKM kali ini  yang berasal dari 5 wilayah DKI dan Pulau Seribu binaan PMA.

Dan di hari penutupan digelar lomba fashion para milenial ditampilkan dengan juri terdiri atas  Zahra, Duta Entrepreneur 2018, tim Wardah, dan dari PMA Ibu Nenden Tengku Wati.

Tampil sebagai juara dari lomba fashion adalah : Juara I Kamila Wijaya, Juara II Riyanti Lestari, Juara III Aulia Noor R.S., Juara Harapan I Riri Iranti, Juara Harapan II Nadia Nurul Izzarni dan Juara Harapan III Nurmahesa Zahra H.

Di sela-sela lomba Nadia Nurul Izzarni yang berhasil menyabet gelar Juara Harapan II mengatakan, “Saya berasal dari kota Tangerang saya dari SMA Negeri11 Kabupaten Tangerang saya tahu lomba fashion ini  dari founder Miss Muslimahan dan saya berarap dengan mengikuti  mengikuti lomba fashion ini agar dapat  membuat track record yang baik,  dapat mencari relasi dan  terus-menerus  memperbaiki pengalaman,” ungkapnya

“Tetap semangat mencari  pengalaman di mana saja,  jika di sini tidak menang di tempat lain mungkin ada rejekinya,” demikian ungkap Nadia memberi support kepada seluruh peserta.

Nuraida seorang ibu yang mendampingi putrinya Febrian Sadilah mengikuti lomba fashion, “Biar ada kegiatan di samping sekolah juga kegiatan di luar sekolah. Yang penting dapat membagi waktu antara sekolah dan kegiatan,” ungkapnya

Sementara itu sang putri,  Febrian Sadilah, 19 tahun,  peserta  dari DKI Jakarta, mahasiswi Universitas Muhamad Husni Thamrin Jurusan D III Keperawatan itu  mengatakan bahwa ia mengikuti acara ini ia ingin mengeksplorasi  diri dalam bidang fashion muslimah dan untuk memperkenalkan bahwa seorang muslimah tidak harus diam di rumah saja tetapi bisa bereksplorasi diri menggunakan hijab.

Febrian Sadilah yang beberapa waktu lalu mengikuti ajang Putri Model Muslimah Indonesia yang  dinobatkan sebagai Putri Persahabatan  Model Muslimah 2019 itu berpesan  kepada  rekan-rekan generasi milenial, “Harus tetap terus berkarya di bidang apapun,  kita harus tetap berkreasi sebagaimana yang ada pada  diri kita,  jangan ada paksaan tanpa harus melihat gaya orang percaya dengan diri sendiri,” ungkapnya

Yang menarik pula host atau pembawa acara dua gadis cantik dan manis yang panggung lomba fashion tersebut merupakan   ajang perdana mereka sebagai host / pembawa acara mereka adalah  Restu Maulida Hasanah  dan Syarah Larasati.

Restu Maulida Hasanah. usia 19 tahun,  kuliah di Universitas Tarumanegara. Awalnya tidak PD semakin lama semakin ia  harus berkembang  harus berproses tidak boleh tidak,  Makanya ia  mencoba  mengikuti ajang kompetisi modeling karena bukan sekedar berlenggak-lenggok di atas panggung  tetapi mengasah keprcayaan dirinya/

Ketika berada di panggung selain  modeling juga ada public speaking.  Kita bisa berlatih  berada di depan banyak orang.  Dari situlah  PDnya mulai tumbuh dan semakin mencintai modeling.  Banyak pelajaran baru bukan sekedar sebagai model tetapi juga belajar sebagai seorang MC dan banyak hal lain  yang dapat dilakukan di bidang modeling.

Pesan Restu   terhadap generasi milenial pertama jangan  pernah takut dari zona aman  karena siapa tahu di luar sana  ada bakat terpendam dari diri kita dan terus berproses belajar dari lingkungan sekitar, dari teman-teman dan dari orang-orang yang menginspirasi kita untuk itu  terus berjuang gapai impian  dan jangan berhenti untuk terus berusaha.

Sementara itu pasangan host/pembawa acara Restu yaitu Syarah Larasati, usia 23 tahun, memang hobi dengan dunia modeling ia pernah menjuarai Ajang Fashion 2019  dan tampil sebagai Top Thirty Women Inspiring 2019. Ajang ini wadah para muslimah  membuktikan hijab bukan hambatan utnuk kita berkarir dalam dunia modeling terbukti melewati PMA ini kita bisa berkarir. seseorang muslimah juga bisa berkarya  membuka usaha  di bidang fashion atau lainnya.

Pesan Syarah Larasati terus  berkembang dan jangan menutup diri  akan keterbukaan globalisasi kita harus menggaris bawahi  kita juga seorang Islam yang  harus memegang teguh terhadap Al Quran dan Hadis ungkapnya mengakhiri pembicaaan.

Kini giat telah usai Perempuan Muslimah Amanah tentu terus bergiat menunjukkan perempuan muslimah Indonesia yang semakin jaya dan maju yang turut mendukung pembangunan kota Jakarta tercinta.      (Johan Sopaheluwakan)     

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :