faktual.net, Jakarta – Ramai diberitakan media online tentang Rumah Dinas Lurah Marunda dijadikan tempat usaha catering, yang dijumpai, pada Jumat(16/ 6), sedang melakukan giat penyajian atau pengemasan makanan yang sudah selesai dimasak untuk dikirim ke pemesan, akhirnya Lurah Marunda Agung Dian Cahyono menjawab konfirmasi, media online faktual.net dan media Budayabangsabangsa.com, Sabtu (17/6).

Agung Dian Cahyono menyatakan Bantahan Sabtu(17/6), melalui Whatsappnya, bahwa informasi dan pemberitaan yang sudah terbit tentang Rumah Dinas Lurah Marunda Dijadikan Tempat Bisnis Catering Tidak benar.
“Tidak benar hal tsb ok bang.. Minta tolong ya Bang…,” Tulis Agung Lurah Marunda menjawab konfirmasi informasi publik media online faktual.net dan budayabangsabangsa.com

Lurah Marunda Agung Dian Cahyono juga mengarahkan dan membagikan media yang menerbitkan Klarifikasinya untuk media lain dapat melihat jawaban atau Sanggahan dan atau Bantahan terkait Berita Rumah Dinasnya yang dijadikan Bisnis Catering.
Dikutip dari Tulisan media hinews.id, Sabtu(17/6) yang dibagikan Lurah Marunda Agung Dian Cahyono, dalam berita tersebut, Lurah Agung juga menyesalkan terkait adanya pemberitaan yang menurutnya tanpa melalui uji konfirmasi dan dinilai telah abaikan azaz keberimbangan berita.
“Karena tidak lakukan konfirmasi terlebih dahulu dan langsung memuat dalam pemberitaan, akhirnya yang diberitakannya salah. Fakta sebenarnya adalah ada warga yang meminta idzin menggunakan halaman rumah dinas untuk pengemasan makanan,” ujar Lurah Agung.
Lurah Agung lantas menjelaskan terkait kegiatan pengemasan makanan yang dilakukan di halaman rumah dinas itu, bermula ketika ada seorang warganya bernama Hamidah yang untuk pertama kali mendapatkan order pesanan catering.
“Karena tempat tinggal Bu Hamidah yang beralamat di Jl. Bidara RT 02 RW 01 No 9 tersebut tidak memadai untuk kegiatan pengemasan makanan catering tersebut, maka yang bersangkutan pun meminta idzin menggunakan halaman dan teras rumah dinas untuk pengemasannya,” ujar Lurah Agung.
Lurah agung juga mengungkapkan terkait kebijakannya mengijinkan halaman dan teras rumah dinas untuk digunakan kegiatan pengemasan makanan catering tersebut, semata-mata, karena melihat kondisi warganya yang saat itu sangat membutuhkan pertolongan.
“Perlu diketahui bahwa Bu Hamidah tinggal di rumah yang ukurannya sempit, sementara akses jalan yang menuju ke rumahnya pun lebarnya hanya 1 meter. Dan memang menurut saya tidak cukup ruang untuk kegiatan pengemasan makanan catering. Oleh karena kondisi itu Bu Hamidah pun meminta ijin untuk gunakan halaman dinas,” ucap Lurah Agung.
Lurah Agung juga menjelaskan, kendatipun dia telah mengijinkan halaman dan teras rumah dinas digunakan untuk kegiatan pengemasan makanan catering oleh warganya tersebut, namun ditegaskannya bahwa tidak ada imbalan yang dia terima dari adanya kegiatan pengemasan makanan catering itu.
“Saya hanya ingin mempermudah saja agar kegiatan usaha yang tengah dilakukan oleh Bu Hamidah, yang merupakan sebagai warga kami juga, bisa berkembang maju,” ungkap Lurah Agung .
Sementara itu, atas adanya pemberitaan yang telah menyudutkan Lurah Dian Cahyono tersebut, Hamidah pun langsung meminta maaf kepada lurah Agung dan juga kepada semua pihak yang merasa telah dirugikan.
“Saya secara pribadi mohon maaf kepada Pak Lurah Agung dan juga kepada masyarakat sekitar yang merasa telah dirugikan dengan adanya pemberitaan di Kelurahan Marunda ini,” pungkas Hamidah.
Kutipan dari Pemberitaan Media online yang dibagikan oleh Lurah Marunda Agung Dian Cahyono, sebagai klarifikasinya.

pengaturan Pengelolaan Barang Milik Daerah sudah diatur pada PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH.
Kasuban Aset Kota Jakarta Utara ibu Aan akan melakukan pengecekan terhadap informasi atau pemberitaan Rumah Dinas Lurah Marunda dijadikan Tempat Bisnis Catering
“Makasih nanti akan kita cek,” Ucap Ibu Aan.
Wali Kota Jakarta Utara, Dr.Ali Maulana Hakim, S.IP, M.Si, dan Assisten Pemerintahan (aspem) Prov. DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, dan Benhard Subbag Kordinator Aspem Jakut, serta Sekcam Cilincing Idham Mugabe
belum menanggapi Konfirmasi informasi publik yang dilakukan Media online faktual.net dan Budaya bangsabangsa.com secara Daring.
Sementara ini, Aspem Kota Administrasi Jakarta Utara belum dapat fokus dan lancar berkomunikasi karena sedang menunaikan Ibadah Haji.(zul)















