faktual.net, Kendari, Sultra. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam Kendari menyelenggarakan wisuda ke XXI yang berlangsung Phinisi Ball Room Hotel Claro Kendari pada Senin, 1 Desember 2025. Wisuda tersebut merupakan wisuda tahap II untuk periode tahun 2025, sebab STIE 66 Kendari sejak tahun 2025 menyelenggarakan Wisuda sebanyak 2 kali dalam setahun.
Dalam momentum tersebut, Aco Rahman Ismail yang merupakan enterpreneur Kota Kendari meraih gelar sebagai wisudawan terbaik pada program Pascasarjana. Gelar tersebut dibacakan oleh Ketua STIE 66 Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Azis Muthalib, SE.,MS.
Aco Rahman Ismail berhasil menyelesaikan studi dengan waktu 1 tahun, 7 bulan, 0 hari dengan capaian IPK 4.00 Cumlaude. Dengan capaian tersebut maka pria yang merupakan pendiri dan pemilik dari brand “Madu Murni Abu Ken” berhak mendapatkan predikat sebagai wisudawan terbaik.
Dalam sambutannya dihadapan 409 orang Wisudawan dan Wisudawati, Aco Rahman Ismail mengajak kepada seluruh Alumni yang telah wisuda agar jangan melupakan apalagi meninggalkan STIE 66 Kendari. Proses perkuliahan telah selesai ditandai dengan seremonial Wisuda tetapi tali ukhuwah harusnya terus terjalin.
Aco sapaan akrabnya menjelaskan bahwa STIE 66 Kendari adalah Almamater bagi semua mahasiswa yang pernah berkuliah dikampus tersebut. Ia menyebut bahwa Almamater yang dalam bahasa latin berarti ibu asuh, maka kampus tersebut merupakan ibu asuh bagi seluruh mahasiswa yang hari itu telah menjadi alumni.
“STIE 66 Kendari adalah Almamater kita, apa itu Almamater? Almamater adalah ibu asuh. Karena STIE 66 Kendari adalah ibu asuh kita, maka jangan pernah meninggalkan STIE 66 Kendari”, ucapnya.
Aco juga mengajak kepada para wisudawan/wisudawati untuk bergabung ke organisasi alumni yakni Forum Alumni STIE 66 Kendari yang disingkat FASTIE. Baginya, alumni akan selalu bisa memberikan kontribusi dan menjaga hubungan dengan kampus apabila aktif bergabung dengan grup Alumni. Baginya kampus swasta dimanapun berada akan besar manakala didukung oleh 3 unsur yakni : yayasan, pengelola dan alumni.
“Kalau UGM bisa besar karena ada KAGAMA maka STIE 66 Kendari juga akan besar karena ada FASTIE, maka saya mengajak seluruh alumni untuk mari bergabung ke organisasi alumni”, ajaknya.
Aco juga optimis, jika UI, UGM bisa mengambil peran strategis dipemerintahan baik pusat dan daerah karena dukungan alumninya yang kuat, maka STIE 66 Kendari juga akan bisa mengambil peran tersebut dimasa depan tentu dengan dukungan alumninya. Khususnya peran strategis di Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebagai Wisudawan Terbaik, Aco Rahman Ismail mendapatkan sertifikat penghargaan dari Kampus tersebut yang diserahkan oleh Ketua STIE 66 Kendari.
Redaksi
















