Faktual.net – Jakarta – Acara yang diselenggarakan oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta baru-baru ini tampak sepi pengunjung. Hal ini disoroti oleh Ketua Kelompok Kerja Wartawan Kota (Pokjawarkotu), Achmad Sugeng Santoso. Menyikapi tersebut selaku Ketua Pokjawakotu ia mengungkapkan, “Kami siap membantu publikasi kegiatan yang diselenggarakan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta,” tegasnya.
Menurut Sugeng, minimnya jumlah pengunjung di acara tersebut diduga kuat karena kurangnya sosialisasi dan publikasi yang dilakukan oleh panitia acara. “Sepinya pengunjung ini kemungkinan besar karena pihak panitia kurang gencar dalam mensosialisasikan dan mempublikasikan acara tersebut di media,” ujar Sugeng pada pertemuan wartawan, Sabtu (22/6).
Sugeng menambahkan bahwa dalam era digital saat ini, promosi acara harus dilakukan secara menyeluruh dan intensif melalui berbagai saluran media, baik itu media cetak, elektronik, maupun media sosial. “Tanpa adanya promosi yang kuat dan menyebar luas, sangat sulit bagi sebuah acara untuk menarik perhatian dan minat masyarakat,” tambahnya.
Kesbangpol DKI Jakarta sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik ini. Namun, beberapa peserta acara mengungkapkan kekecewaan mereka karena kurangnya partisipasi dari masyarakat. “Kami berharap ke depan, panitia bisa lebih memaksimalkan promosi agar acara-acara penting seperti ini dapat dihadiri oleh lebih banyak orang,” kata salah satu peserta.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesbangpol ini sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesatuan dan politik dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tanpa adanya jumlah pengunjung yang memadai, tujuan tersebut tentu sulit untuk dicapai.
Reporter: Johan Sopaheluwakan













