
Faktual.Net. Jakarta – Provinsi DKI Jakarta sibuk melakukan penataan kota tahun anggaran 2021 khusunya wilayah Jakarta utara di Sudin Bina Marga yaitu Pekerjaan Peningkatan Trotoar dan juga Utilitas. Pembangunan trotoar, Jakarta Utara dinilai warga terkesan asal-asalan. Sebab dalam melakukan pekerjaannya pihak Kontraktor pekerjaan Sudin Bina Marga menggunakan bahan material diduga tidak sesuai Bill.
Pekerjaan Trotoar yang dikerjakan oleh
PT. NIKITA SARI JAYA di saluran Jalan Gadang Raya, terlihat bongkaran galian kebanyakan digunakan kembali untuk urugan dilokasi, kanstin dipakai sebahagian. Dan juga pekerjaan pipa tali air diduga dipasang asal jadi tidak sesuai kontrak, begitupun dengan pekerjaan pasang batu kali tidak sesuai bill.

Warga yang memahami Kontruksi pekerjaan Trotoar dan jalan, serta belum bersedia dipublikasikan namanya mengatakan kepada media, Jumat (12/11), Untuk pemasangan bondek terlihat tidak ada kekuatannya karena lebar saluran 2 meter, sehingga harus ditopang dengan bambu, wirmes yang dipasang juga diduga banci(tidak sesuai volume) dan Cor beton yang digunakan K 250 tebal ada 8cm dan 10 cm , serta tali air dipinggir jalan tidak dirapikan.
“pemasangan bambu akibat dari bondek keberatan, sebab lebarnya 1.80 m, begitu di cor K 250 bondek jadi mau patah akibat dari beban K 250 tebal 10 cm dan BO 5 cm,” katanya
Warga tersebut juga mengatakan, jika Serah Terima Sementara Pekerjaan (Provisional Hand Over) yang adalah peristiwa penyerahan hasil pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa secara menyeluruh sesuai kontrak dan amendemannya kepada Pemilik/Direksi Pekerjaan, yang masih harus dipelihara dan dijamin mutunya sampai dengan masa jaminan selesai sesuai yang diatur dalam Kontrak.
“setelah proyek serah terima maka kasudin dan Kepala seksi harus menugaskan PHO yang benar-benar memahami konstruksi dan mengerti dengan gambar dalam kontrak, dan saat PHO harus jeli melihat apakah bambu dan PVC tali air harus dipasang ?, karena pemasangan PVC 10′ terlihat kesalahan tali air dan juga tidak di plester, ” ucapnya.
Informasi ini telah dikonfirmasikan kepada Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Jakarta Utara Ir. Untung belum mendapatkan penjelasan. Begitupun dengan Kasudin Bina Marga IR.ILHAM RAYA, MT.(zul)















