Example floating
Example floating
BeritaDaerahHeadline

Menghadapi Musim Penghujan, Ini yang Dilakukan Masyarakat Desa Pelawad

×

Menghadapi Musim Penghujan, Ini yang Dilakukan Masyarakat Desa Pelawad

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Desa Pelawad gotong royong membersihkan rumput dipinggir dan di dalam parit di lingkungan sekitar (foto: istimewa)
Example 468x60

Faktual.Net, Serang, Banten – Menghadapi musim penghujan, masyarakat Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, Banten, melaksanakan gotong royong kerja bakti membersihkan saluran air.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya antisipasi terjadinya banjir di musim hujan. Kades Pelawad, Rifai, menginisiasi kerja bakti gerakkan masyarakat untuk sadar akan menjaga kebersihan lingkungan, dengan harapan lingkungan sehat akan berdampak kepada kesehatan masyarakat.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Alhamdulillah antusias masyarakat mayoritas karyawan pabrik yang kebetulan libur di hari minggu, bergotong royong membersihkan rumput dan sampah yang ada di dalam dan di pinggir selokan. Kekompakan masyarakat patut diapresiasi,” ujarnya, Minggu (19/9/2021).

Rifai, menambahkan, budaya leluhur negara ini adalah gotong royong. Dengan cara itu pihaknya ingin mewujudkan lingkungan yang bersih. Apalagi sekarang akan menghadapi hujan, untuk mengantisipasi banjir.

Baca Juga :  Program SEHATI Sulsel di SMA 17 Makassar Dorong Deteksi Dini Perilaku Remaja

Ia mengakui, ketika memasuki musim penghujan banyak titik-titik di wilayahnya rawan terjadi banjir.

Ini dikarenakan masih banyaknya perilaku masyarakat yang belum sadar dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti membuang sampah ke sungai dan selokan.

“Sehingga, banyak saluran sungai atau parit yang menjadi tempat sampah. Dan dalam kegiatan gotong royong ini, kami bersinergi dengan masyarakat,” tuturnya.

Jika banyak saluran sungai yang dipenuhi sampah, lanjut Rifai, tentu membahayakan karena menjadi cikal bakal terjadinya banjir ketika musim hujan datang.

Tidak seimbangnya antara air yang datang dan pergi, serta semakin menyempitnya saluran air akibat maraknya pembangunan juga menjadi kontribusi terjadinya banjir.

(Oman)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit