Oleh: Tim II

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Kota Kendari memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang cukup besar, dengan keberadaan Pelabuhan Nusantara Kota Kendari menjadi sentral perekonomian masyarakat.
Pelabuhan Nusantara menjadi sektor utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi pemerintah dan masyarakat disekitarnya. Sumber daya lautnya yang memiliki banyak manfaat juga bisa dikelola dan dijadikan sumber pendapatan bagi masyarakat pribumi.
Pelabuhan Nusantara Kota kendari dalam aktivitas ekonominya telah memberikan manfaat yang besar dimana fasilitas produksi, pemasaran hasil perikanan, pengawasan pemanfaatan dan pelestarian sumber daya ikan, mendukung kegiatan yang berhubungan dengan pemanfaatan dan pelestarian lingkungannya, serta penyerapan tenaga kerja. Pelabuhan Nusantara menjadi basis perikanan laut dan menjadi ekspor hasil perikanan andalan Sulawesi Tenggara.
Begitu pun dengan sektor pelayanan penumpang, meski penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 belum sepenuhnya hilang, aktivitas kapal di Pelabuhan Nusantara Kendari, tetap berjalan normal, Sabtu (13/06/2021).

Tak hanya itu, sejumlah rute kapal berbagai daerah kepulauan di Sulawesi Tenggara (Sultra) pun tetap mengangkut penumpang seperti biasa. Di lokasi terlihat calon penumpang begitu padat, bahkan mereka rela berdesak-desakan berlomba untuk bisa masuk ke dalam kapal karena khawatir jika tidak bisa menumpang kapal maka tertunda kepulangannya.
Indonesia masi berstatus Covid-19, Khususnya di Kendari, untuk penerapan protokol kesehatan khususnya menjaga jarak, juga terlihat di abaikan penerapkan protokol kesehatan, hal ini karena tidak adanya pengawas pencegahan penularan Covid. karena mereka berdesak-desakan atau dempet-dempetan berlomba masuk ke dalam kapal, sehingga sangat sulit untuk menerapkan protokol kesehatan khususnya menjaga jarak. Aktivitas pelayanan penumpang tetap dilaksanakan karena merupakan salah satu sumber ekonomi terbesar di Pelabuhan Nusantara.















