Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Daerah

TMMD 103 Gowa Di Tutup, Ini Amanah KASAD

218
×

TMMD 103 Gowa Di Tutup, Ini Amanah KASAD

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Gowa.Sulsel. Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 tahun anggaran 2018 yang di pusatkan di desa Bontobuddung dan kelurahan Malakaji kecamatan Tompobulu kabupaten Gowa, resmi di tutup, pada Selasa, 13/11/2018.

Upacara penutupan kegiatan TMMD 103 tahun anggaran 2018 Kodim 1409/Gowa dengan tema ” TNI Manunggal Rakyat Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju, Sejahtera dan Demokratis” bertempat di lapangan Mappakasunggu.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam upacara tersebut bertindak selaku inspektur upacara brigjen TNI Budi Sulitidjono (Kasdam XIV/HASANUDDIN) dan komandan upacara, Letkol Inf Ardi Sukardi (Damdim 1426/Takalar).

Turut hadir dalam Upacara Penutupan TMMD Ke- 103 TA. 2018 Kodim 1409/Gowa, Adnan Purichta IYL,SH.MH. (Bupati Gowa), Kolonel Inf Heri Prakosa (Aster Kasdam XIV/ Hasanuddin).

Kolonel Inf Nogroho Dwi Hermawan (Wadan Rindam XIV/ Hasanuddin), Letkol Arh Nur Subekhi, M.Si.,Han (Dandim 1409/Gowa), Letkol Inf Muhlis (Kasi Pers Korem 141/TP), Letkol Inf Antero (Kasi Log Korem 141/TP), Letkol Inf Prastyo Ari Wibowo ( Danyon 726/Tml), AKBP Shinto Silitonga, S.Ik.,M.Si (Kapolres Gowa), Susanto SH. MH (Kajari Kab. Gowa).

Para Dandim jajaran Korem 141/Tp, Para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 1409/Gowa, Para Kepala SKPD lingkup pemerintah daerah Gowa, Lurah/Kades, Camat dan masyarakat serta tamu undangan sekitar 400 orang.

Dalam upacara tersebut Inspektur Upacara membacakan Amanat Kasad, Jendral TNI Mulyono yang intinya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Gubernur, Bupati, Walikota, instansi Kementerian terkait dan khususnya kepada seluruh masyarakat.

Photo Bersama Peserta Upacara

Kebijakan ini memberikan kesempatan untuk membantu daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata, sekaligus sebagai momentum untuk menggelorakan kembali semangat gotong-royong serta memantapkan apa yang saya disebut sebagai Imunitas Bangsa.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Parepare

Pelaksanaan TMMD ini juga membawa misi khusus, yaitu untuk menyatukan perbedaan dalam masyarakat guna mencegah potensi perpecahan.

Karena itulah, bagi prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ini saya wajibkan untuk tidur dan makan di rumah masyarakat, dengan memanfaatkan ULP prajurit yang diberikan oleh Komando Atas.

Dengan telah berakhirnya TMMD ke-103 ini, saya ingin berpesan kepada kita semua, khususnya kepada anggota Satgas TMMD dan segenap masyarakat sebagai berikut :

Pertahankan kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang telah kita rasakan selama kegiatan TMMD ini.

Tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun bersama, sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan warisan asli bangsa kita.

Peliharalah hasiI-hasil program TMMD ke-103 ini dengan sebaikbaiknya untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat.

Teruslah membangun dan mengembangkan potensi desa masing-masing, serta jadikan diri kita sebagai agen-agen pembangunan yang menyebarkan energi positif bagi lingkungan sekitar kita untuk mau belajar dan memajukan desa dan wilayahnya.

Saat di temui di lokasi upacara Brigjen Tni Budi Sulistidjono Mengatakan, tujuan TMMD itu sendiri sebetulnya program TNI AD menginginkan adanya kemanunggalan TNI dan masyarakat.

Jadi kegiatan TMMD itu seperti penyelesaian secara fisik dan non fisik itu tujuan utamanya, seperti termasuk yang kita lakukan di kecamatan Tompobulu, perlu di ketahui bahwa TMMD ini di lakukan 3 kali setahun.

Reporter : Saenal

Tanggapi Berita Ini