Example floating
Example floating
Metropolitan

Ini Usulan Prioritas di Musrenbang Kecamatan Kelapa Gading

×

Ini Usulan Prioritas di Musrenbang Kecamatan Kelapa Gading

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Sebanyak 687 usulan warga dengan prakiraan anggaran sebesar Rp 107 miliar yang diajukan dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kelapa Gading tahun 2021 yang dilaksanakan secara daring.

Plt Camat Kelapa Gading, Darmawan mengatakan, dari 687 usulan warga tersebut yang paling banyak terkait antisipasi banjir dan genangan untuk Suku Dinas Sumber Daya Air.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Dari usulan warga yang paling banyak untuk Sumber Daya Air terkait penanggulangan banjir dan genangan dimana angarannya sekitar Rp 90 Miliar,”kata Darmawan, Kamis (25/02/2021).

Lebih jauh Darmawan menjelaskan, untuk penanggulangan banjir atau genangan warga mengusulkan pembuatan saluran air, pengerukan termasuk pembuatan kolakan dan pintu air. salah satu contoh usulan pembuatan pintu air berada di Kali Betik dan Kali Sunter hal ini diperlukan agar air tidak balik saat terjadi pasang air laut. Selain itu warga juga mengusulkan terkait peningkatan sumber Daya Manusia (SDM).

“Dari sekian banyaknya usulan yang diterima, harus tetap mengedepankan skala prioritas,”ujar Darmawan.

Sementara itu, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Desi Putra membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kelapa Gading tahun 2021 dari Ruang VIP Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara. Desi Putra menjelaskan, dari kegiatan yang dilakukan secara daring ini diharapkan semua unsur masyarakat dapat berkolaborasi dalam upaya menciptakan Jakarta Utara yang maju kotanya bahagia warganya.

“Dalam rangka mewujudkan Jakarta Utara sebagai Kota Pesisir yang Inovatif, Kolaboratif dan Sejahtera untuk semua menuju Wajah Baru Pesisir Jakarta,” kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Desi Putra.

Desi juga berharap adanya perubahan pola, dari pengembangan infrastruktur ke pengembangan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan musrenbang kecamatan, setiap tahun yang dimunculkan selalu infrastruktur. Mari kita sedikit berubah dengan memberikan kemampuan soft skills atau soft kompetensi, agar warga punya kemampuan berkembang. Tujuannya untuk membekali masyarakat dengan berbagai kemampuan agar dapat bertahan dalam berbagai keadaan,” katanya.(Amin)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit