Faktual.Net, Tidore. Jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang berlangsung di 6 Desa diantaranya Desa Bobaneigo, Desa Pasir Putih, Desa tetewang, Desa Gamsungi, Desa Dum-Dum, dan Desa Akelamo Kao serta di dua kecamatan yakni Kecamatan Sananan Kepulauan Sula, dan Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu. Diharapkan dapat berjalan lancar dan aman.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Propinsi Maluku Utara Muhammad Sinen dihadapan sejumlah awak media saat ditemui Pada Senin, 1/10/2018. dia mengatakan apapun hasil yang nantinya keluar pada tanggal 17 Oktober 2018 mendatang, semua pihak harus bisa menerima dengan lapang dada, tanpa harus membangun gesekan dan konflik di tengah-tengah masyarakat.
“Siapapun yang akan keluar sebagai pemenang maka kita semua harus legowo dan menerima hasil itu, yang terpenting dalam PSU ini kita semua harus bisa menghindari konflik agar masyarakat tidak dirugikan, sehingga PSU ini bisa berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Sementara terkait dengan pengawalan suara yang akan disalurkan oleh masyarakat di beberapa wilayah tersebut, kata orang nomor dua di pemerintah daerah Kota Tidore Kepulauan yang akrab disapa dengan sebutan Ayah Erik itu bahwa Partainya (PDIP) telah menerjunkan Timnya untuk stay di lapangan guna memastikan PSU kali ini tidak ada yang namanya pemilih ganda. “Semua tim partai sudah kami terjunkan ke lapangan, karena kami ingin memastikan tidak ada lagi pemilih ganda,” tambahnya.
Untuk itu dalam waktu dekat, lelaki yang dijuluki sebagai Petarung Dari Utara itu akan melakukan kunjungan perdana di kepulauan Sula, setelah itu ia akan bertolak ke kabupaten pulau Talibau dan kembali menuju ke enam desa yang masuk dalam wilayah Halmahera Utara dan Halmahera Barat.
“Insya Allah pada hari Rabu depan, itu saya sudah akan berangkat ke sula, karena PSU ini tanggungjawab saya itu disemua wilayah yang merupakan wilayah yang telah ditetapkan untuk pelaksanaan PSU,” tandasnya.
Penulis : Suratmin Idrus















