Faktual.Net, Butur, Sultra – Hasil Bumi melimpah dari sektor Pertanian dan Perkebunan, Pemerintah Desa Laeya Kecamatan Wakorumba Utara (Wakorut), gelar syukuran tahunan pesta panen yang bertempat di Balai serba guna Desa Laeya pada, Sabtu (12/09/2020).
Perayaan kegiatan tersebut, dihadiri oleh Bupati Buton Utara; Drs. H. Abu Hasan, M.Pd yang didampingi oleh PLH Sekda Butur, beberapa Ka OPD Butur, Camat Wakorut, Kapolsek Wakorut dan turut hadir juga legislator PKB; Rustamin serta para Kepala Desa bersama tokoh dan sesepuh se-Kecamatan Wakorut.

Pelaksana Jabatan (Pj) Kepala Desa Laeya menyampaikan bahwa kegiatan yang diselenggarahkan bagian tidak terpisahkan dari rangkaian usaha dan doa kepada Tuhan yang maha Esa yang telah melimpahkan hasil pertanian dan perkebunan ditengah Pandemi Virus Corona di Kampung yang ia pimpinnya.
“Kegiatan Syukuran pesta panen ini, bagian dari instrumen rasa syukur kami kepada Tuhan yang Maha Esa dimana, masyarakat Desa Laeya tetap menjaga kerifan lokal bercocok tanam dan mampuh menghasilkan hasil panen yang berlimpah,” tutur Anton Iradat saat memberikan sambutannya.
Ia pun mengatakan bahwa hasil yang melimpah di Desa Laeya bagian dari usaha Pemerintah Daerah (Pemda) Butur yang terus mencanangkan pembangunan bukan hanya disektor pembangunan Infrastruktur akan juga di sektor Pertanian dan Perkebunan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara, lewat Dinas Pertanian telah membantu kami dalam mengelolah Hasil perkebunan dan pertanian kami. Dan baru-baru ini lagi, kami telah diturunkan bantuan Perumahan lewat Dinas Perumahan Buton Utara,” ucapnya.
“Satu tekad bagi kami, Insya Allah kita tetap setia mendukung serta melanjutkan program-program Pemerintah yang saat ini, yang telah membantu masyarakat dalam membangun fondasi pembangunan dan ketahanan pangan di Desa Laeya,” Anton mengakhirinya.
Bupati Butur, Abu Hasan, mengapresiasi syukuran pesta panen tahunan di Desa Laeya yang tiap tahunnya terus digelar. Ia pun mengatakan bahwa masyarakat Desa Laeya telah bercocok tanam dengan sistem organik sejak duluh jauh sebelum ada program pertanian organik dan Desa Laeya patut dicontoh oleh Desa-Desa lain yang ada di Butur.
“Saya tau bahwa Pertanian Organik di Laea dari duluh telah dilakukan sebelum saya membuat program pertanian organik. Maka ini harus kita lindungi, kita lestarikan dan terus dihidup-hidupkan agar mampu menjaga ketahan pangan kita dan melestarikan adat dan kebudayaan yang turun temurun yang lahir dari leluhur,” kata Abu Hasan Bupati Butur.
Selain itu, ia pun mengatakan bahwa dalam melawan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan demi melindungi rakyatnya.
“Semua kekuatan kita kerahkan untuk melawan Covid-19, tidak boleh kekurangan pangan dan ini bukan hanya pidato, akan tetapi ini program pemerintah bahwa selayaknya Pemerintah melindungi rakyatnya,” jelasnya.
Terakhir, Abu Hasan menghimbau masyarakat Wakorut lewat pesta panen Desa Laeya bahwa ditahun politik ini pada pilkada 2020, masyarakat harus menjaga persatuan dan kesatuan serta menciptkana keamanan dan ketertiban.
“Tetap jaga persatuan dan kesatuan. Kita saat ini sudah ada Polres dan Kodim yang tujuannya lindungi masyarakat dari berita Bohong, karna kita ingin menciptakan Keamanan yang kondusif,” tutupnya
Reporter : Zahirudin













