Faktual.Net, Buton Tengah, Sultra – Polsek Lakudo dibawah komando AKP Abdul Halim Kaonga, SH., MH menggelar kegiatan bagi-bagi sembako kepada warga yang kurang mampu diseputaran Kecamatan Lakudo beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut kata AKP Halim, sebagai wujud dari kecintaan Polri terhadap masyarakat ekonomi menengah ke bawah selama masa pandemi Covid-19.
“Sesuai perintah dari Mabes Polri terkait dengan para personil agar bisa menyumbangkan sedikit rezekinya dengan masyarakat yang terdampak Covid-19,” ungkap Kapolsek Lakudo.
Dikatakannya, kebutuhan pokok yang dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat terdiri dari 20 karung beras 25 Kg, 20 karung beras 10 Kg, 20 karton indomie, 20 rak telur, gula pasir dan minyak goreng.
“Sasaran utama kami yaitu masyarakat yang terdampak Covid-19 yang ekonominya lemah, artinya kita mendahulukan masyarakat yang kurang mampu, seperti fakir miskin, anak yatim, lansia, janda-janda tua, dan itu kami sudah bagi-bagikan sejak hari Selasa tanggal 21 April 2020,” ulasnya.
Pria dengan pangkat tiga balak di pundak ini berharap seluruh masyarakat agar selalu patuh dan taat pada instruksi pemerintah, baik pusat maupun daerah.
“Intruksi yang pertama yaitu dirumah saja, kalau tidak penting jangan keluar rumah, setiap keluar rumah harus memakai masker, jaga jarak antara satu dengan yang lainnya, rajin cuci tangan, kemudian yang terpenting kita harus saling menjaga, dia menjaga kesehatan saya dan saya juga menjaga kesehatan dia, instruksi pemerintah saya kira paling baik untuk kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” bebernya.
AKP Halim juga menghimbau seluruh masyarakat tak bosan-bosannya berdoa kepada Sang Khalik agar pandemi Covid-19 cepat selesai. Menurutnya, doa merupakan kunci pembuka pintu rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Lakudo, marilah kita semua rajin berdoa, semoga Covid-19 ini cepat berakhir agar kita bisa melaksanakan kembali semua aktivitas kita seperti sedia kala,” tutupnya. (**)
Anto Buteng













