Kadis Sosial, Malik (Kiri, baju hitam) mewakili Pemda Buteng saat menyerahkan bantuan kepada Kades Lakapera, La Owo Maksimus (Kanan, baju hijau)
Faktual.Net, Buton Tengah, Sultra – Kepala Desa (Kades) Lakapera, La Owo Maksimus, dan Kades Napa, Abdul Azis Ansar, memberikan apresiasi serta rasa terima kasih kepada Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Buton Tengah (Buteng).
Hal itu diungkapkan kedua Kades tersebut setelah Pemda Buteng di bawah pimpinan Bupati H. Samahuddin, SE melalui Kepala Dinas (Kadis) Sosial, Malik menyerahkan bantuan kepada keduanya untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.
Kades Lakapera (Kecamatan Gu), La Owo Maksimus menuturkan, dalam menyikapi bencana banjir yang menimpa sebagian warga Lakapera, pihak Pemda Buteng melalui Dinas Sosial langsung memberikan bantuan berupa paket bahan makanan pokok, makanan instan, perlengkapan dapur, tenda, dan lain-lainnya diserahkan langsung kepadanya.
“Bantuan itu hari diserahkan kepada kami sejak hari Kamis sore tanggal 16 April 2020, selanjutnya kami dari pihak Pemerintah desa membagi-bagikan kepada puluhan kepala keluarga yang terkena musibah banjir maupun air tergenang sejak hari Rabu. Masyarakat yang mengungsi akibat banjir juga cukup terbantu dengan adanya bantuan ini,” ungkap Kades Lakapera La Owo Maksimus kepada awak media melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu malam (18/4/2020).
Disebutkannya, terdapat kurang lebih 50 rumah warga Lakapera yang terdampak banjir. Untuk menekan dampak negatif banjir di desanya, ia juga berharap kedepannya pihak Pemerintah daerah dapat memberikan solusi taktis untuk meminimalisir dampak negatif banjir, baik berupa peningkatan dan perluasan terusan aliran air, pembangunan saluran air secara kolektif terkendali, serta pembangunan sistem drainase desa secara makro agar dapat mengurangi genangan air akibat hujan maupun luapan air sungai.

Selain itu, Kades Napa (Kecamatan Mawasangka), Abdul Azis Ansar juga mengapresiasi langkah Pemda Buteng yang telah mengucurkan bantuan berupa kebutuhan pokok, maupun perlengkapan lainnya kepada salah satu kepala keluarga (La Ndatu) yang rumahnya tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat angin kencang pada 11 April 2020 kemarin.
“Suatu kesyukuran bagi kami, dari pihak Pemda Buteng juga cepat merespon melalui Dinas-Dinas terkait, baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun dari Dinas Sosial. Pas sehari setelah kejadian itu hari, dari Badan Penanggulangan Bencana juga sudah turun lokasi, mereka juga sempat memfoto rumah yang ditimpa pohon kelapa yang tumbang,” ujar Abdul Azis.

Mewakili Pemda Buteng dibawah pimpinan Bupati H. Samahuddin, SE, Kepala Dinas Sosial, Malik saat dikonfirmasi awak media via selulernya mengatakan bahwa, ia selaku perpanjangan tangan Pemda Buteng di bidang bantuan sosial kemasyarakatan siap turun lapangan untuk memberikan bantuan terhadap warga Buton Tengah yang terkena dampak bencana.
“Kami juga mendapat perintah langsung dari pak Bupati untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, beliau sangat perhatian dengan masyarakat Buteng, ketika kami Kadis terlambat bergerak saja kami dapat teguran keras. Bantuan kami serahkan ada yang berupa kebutuhan makanan pokok, mie instan, makanan kaleng, peralatan dapur seperti Periuk, panci dan lain sebagainya. Kalau ada laporan yang masuk ke kami tentang bencana yang menimpa warga, tetap kami tindak lanjuti,” kata Malik.
Diungkapkannya pula, masyarakat melalui Pemerintah desa harus pro aktif untuk selalu menghubungi dan memberikan informasi kepada Pemerintah Kecamatan, Dinas Sosial maupun instansi terkait. Hal ini bertujuan untuk mempercepat penanganan yang harus dilakukan oleh pihak Pemerintah daerah.
Kadis Sosial Buteng ini juga berharap, masyarakat jangan melihat dari nilai atau jumlah bantuan yang diberikan oleh pihak Pemerintah daerah, namun lebih condong kepada hubungan silaturahmi, kemanusiaan, serta hubungan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat, begitu pula sebaliknya.
“Kami juga berharap, jangan dilihat dari sedikit atau banyaknya bantuan tersebut, tapi kita harus lihat sari sisi sosial kemasyarakatannya. Yang jelasnya kami dari pihak Pemda juga tidak hanya tinggal diam ketika mendengar ada bencana atau musibah yang menimpa warga,” pungkasnya.
Anto Buteng













