Example floating
Example floating
Metropolitan

Mulia, Mualaf Ini Bangun Mushollah Untuk Warga

×

Mulia, Mualaf Ini Bangun Mushollah Untuk Warga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta-Seorang mualaf bernama Glen S. Djaku, membangun mushollah Baitul Ghani, di Jalan Jati II, RW 05, Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pembangunan ini berdasarkan kenyataan bahwa mushollah yang ada dilokasi tersebut sudah mulai rusak, dia memutuskan untuk merehab total mushollah yang dulunya satu lantai menjadi dua lantai dengan kondisi yangh jauh lebih baik dari sebelumnya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Mushollah ini berdiri diatas tanah wakaf milik milik istri saya ini, kondisi dulunya udah mulai rusak, kemudian saya berpikir untuk membangunnya dengan hanya berbekal modal awal uang sendiri sebesar Rp 200 juta.

Alhamdullilah, Allah SWT, memudahkan  niat saya dalam kurung waktu 4 bulan lamanya, musholah dua lantai ini bisa terwujud dengan biaya keseluruhan sebesar Rp 900 juta,”ujar Glen, disela-sela tasyakuran atas selesainya pembangunan mushollah Baitul Ghani, Rabu (26/02/2020) malam.

Ia mengatakan, setelah selesai di renovasi mushollah ini bisa langsung di gunakan oleh warga. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wargas serta tokoh masyarakat yang telah bersama-sama kami bahu membahu membangun mushollah ini,”ungkap Glen.

Langkah pembangunan mushollah tersebut mendapatkan apresiasi dari anggota DPRD DKI Jakarta Komisi B, Hasan Basri Umar. Hasan mengatakan, hadirnya mushollah ini tentu saja bisa digunakan oleh semua warga baik dari anak-anak maupun oprang dewasa. Mushollah ini, selain sebagai tempat ibadah juga bisa digunakan sebagai tempat pengajian, tempat belajar serta tempat bermusyawarah masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Kurang Pas Mengukur, Bangunan Pagar Sekolahan Di Ibukota Jakarta Miring!

“Musholah ini sangat dibutuhkan warga, dan alhamdullilah, masih ada orang yang peduli dengan membangun mushollah ini menjadi lebih baik,”ujar Hasan.

Apresiasi juga disampaikan oleh organisasi masyarat (Ormas) Bapegesis. Ketua ormas Bapegesis, Daniel mengatakan, pembangunan mushollah ini dibangun oleh salah seorang anggota kami dan tentu saja kami ucapkan terima kasih atas apa yang telah dilakukannya.

“Ini sebagai titik awal kami dari Bapegesis sebagai tempat berkumpulnya anak-anak muda di era-80an. Dengan hidayah dari Allah SWT, seorang mualaf yang tergabung di Bapegesisi,  dengan penuh semangat, mencurahkan pikiran, tenaga serta dananya untuk membangun musholah ini dan akhirnya bisa terwujud dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kami berharap kedepan, bukan hanya mushollah ini saja yang bisa dibuat oleh anggota Bapegesis, kami bisa terus berkarya di tengah-tengah masyarakat dan keberadaan kami bisa langsung dirasakan oleh warga,”tambah Kemal Abu Bakar, generasi muda ormas Bapegesis. (Johan/Amin)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit