Example floating
Example floating
EdukasiPendidikanSeminar Nasional

ILUNI UI Program Pascasarjana Gelar Kuliah Umum : “Strategi Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Kalimantan Barat”

×

ILUNI UI Program Pascasarjana Gelar Kuliah Umum : “Strategi Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Kalimantan Barat”

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalbar serius mendengarkan masukan dan pertanyaan dari Dr. Risman Pasaribu, S.E., M.M.
Example 468x60

FAKTUAL.NET, JAKARTA PUSAT – Gedung  IASTH  Lantai 3 kembali menjadi saksi sejarah bagi pengembangan otonomi daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Senin, (17/02/2020) Program Pascasarjana Universitas Indonesia  Jalan Salemba Raya No.4, Kelurahan Kenari, Kecamatan  Senen, Kota Administrasi  Jakarta Pusat dilangsungkan Kuliah Umum : “Strategi Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Kalimantan Barat”.

Hadir sebagai keynote speaker Gubernur Propinsi Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Mantan Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs, Didi Haryanto, S.H., M.H., Pangdam Tanjungpura  Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, dengan penanggap Dr. Simon Runturambi dan  moderator Abdul Muta’ali, Ph.D. serta hadir pula Muhammad Luthfi Zuhdi, M.A., Ph.D Direktur  Sekolah Kajian Stratejik  Global UI yang sekaligus membuka acara secara resmi.

Para Nara Sumber, penanggap dan moderator giat Kuliah Umum ILUNI UI

Ketua Iluni UI Dr. Audrey H. Tungkudun dalam kesempatan kata sambutannya menyampaikan bahwa  tahun 2020 Sekolah Kajian Stratejik Global (SKSG) UI mulai bulan September telah  membuka program S2 dan S3 dengan fasilitas  program jarak jauh bagi para kepala daerah; gubernur, walikota bahkan TNI, Polri  untuk meningkatkan sumber daya manusianya sehingga tidak perlu ke Jakarta.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam kesempatan tersebut dalam keynote speakernya Gubernur Kalimantan Barat membahas masalah ketenagakerjaan, menyatakan, “Lengkapi SMK dengan peralatan praktik yang modern, kita harus siapkan konsep reformasi bagi penyiapan  balai latihan kerja. Bengkel praktik disiapkan, Program yang  ada dalam menyelesaikan permasalahan tenaga kerja  tidak terintegrasi, tidak  terkolerasi, Tidak bisa menjawab kebutuhan perusahaan. Biaya yang disiapkan untuk pembangunan Balai Latihan Kerja begitu besar.” Ungkapnya. Oleh sebab itu  Gubernur Kalbar  lebih cenderung balai latihan kerja menjadi badan yang memberikan sertifikasi ketrampilan bagi para tenaga kerja.

Baca Juga :  Sambut Hardiknas 2026, Bupati Morowali Ajak Perkuat Semangat Pendidikan

Sementara itu Polda Kalimantan Barat menyiapkan program Kalbar Berkibar sehingga Kalbar dapat dijaga keamanan dan ketertibannya mendukung program pembangunan pimpinan daerah Kalimantan Barat.  Dalam kesempatan tersebut   Polda Kalbar dengan tegas mengatakan   tidak bertoleransi dengan anggota Polri yang toleransi dengan hal-hal yang illegal. program tersebut bernama zero toleran, ungkap Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Didi Haryanto, S.H., M.H. yang telah purna tugas beberapa waktu yang lalu. Dan sanksi bagi anggota Polri yang melanggar zero toleran tersebut adalah pemecatan.

Tak kalah ketinggalan juga Pangdam Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan salah satu program andalannya Program Petasan yaitu  Pengabdian Tanpa Batas Tentara di Perbatasan sejak 2018 yang dilakukan sudah sebanyak  13 kali bagaimana peranan TNI membantu Pemda kalbar  di bidang pendidikan di pelosok daerah  dan perbatasan Kalbar.

Kegiatan Kuliah Umum tersebut di tutup dengan tanya jawab dan diskusi dengan para peserta yang memenuhi ruang IASTH Lantai 3 tersebut lalu pemberian tanda mata dari Unversitas Indonesia bagi para nara sumber serta foto bersama dan ramah tamah tak juga ketinggalan seluruh peserta diberikan serifikat penghargaan atas kehadirannya. (Johan Sopaheluwakan).

 

 

 

 

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit