Faktual.Net, Kendari – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari resmi menggelar Orientasi Studi Dasar Islam dan Kemuhammadiyahan (OSDIK) 2026 bagi mahasiswa baru. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 16–18 September 2026, di Asrama Haji Kota Kendari dan Kampus UM Kendari.
Mengusung tema “Berilmu, Berakhlak, Unggul dan Berkemajuan”, OSDIK menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus lmemahami nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.
Ketua Panitia OSDIK UM Kendari, Dr. Yusuf, S.Pd.I., M.Pd.I., mengatakan pelaksanaan OSDIK tahun ini mengacu pada Pedoman dan Buku Panduan OSDIK. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan diarahkan agar berlangsung edukatif, humanis, tertib, serta berorientasi pada pembentukan karakter.
“OSDIK kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini OSDIK dilaksanakan dengan merujuk pada Pedoman dan Buku Panduan OSDIK. Karena itu, tidak boleh lagi terjadi segala bentuk bullying maupun perpeloncoan,” ujar Yusuf.
Menurutnya, orientasi mahasiswa baru harus menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman positif sekaligus membangun suasana akademik yang sehat sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi.
Sementara itu, Rektor UM Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU, AESAN Eng, mengatakan OSDIK bukan sekadar kegiatan pengenalan kampus, tetapi menjadi tahap awal pengembangan kompetensi mahasiswa.
“OSDIK tidak hanya ajang perkenalan kampus, tetapi menjadi tahap awal pembentukan kompetensi kepemimpinan, organisasi dan pengembangan diri mahasiswa,” ungkapnya.
Ia mendorong mahasiswa baru memanfaatkan OSDIK untuk mengenal lingkungan akademik, membangun relasi, memahami organisasi kemahasiswaan, serta mengembangkan potensi dan kemampuan diri.
2.404 Mahasiswa Baru
Pada tahun akademik 2026, UM Kendari menerima 2.404 mahasiswa baru yang tersebar di sembilan fakultas dan 35 program studi.
UM Kendari juga menerima 17 mahasiswa asing dari sejumlah negara. Dari jumlah tersebut, tujuh mahasiswa telah tiba di Kendari. Mereka berasal dari Mesir, Palestina, Filipina, Sudan Selatan, Tanzania sebanyak dua orang, dan Pakistan.
Kehadiran mahasiswa internasional tersebut menjadi bagian dari perkembangan internasionalisasi UM Kendari sekaligus menambah keberagaman lingkungan akademik kampus.
Selama tiga hari pelaksanaan OSDIK, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar Islam dan Kemuhammadiyahan, kehidupan perguruan tinggi, nilai dan budaya akademik, organisasi kemahasiswaan, kepemimpinan, serta pengembangan diri.
Melalui OSDIK 2026, UM Kendari menegaskan komitmennya menghadirkan orientasi mahasiswa baru yang edukatif, inklusif, humanis, serta bebas dari bullying dan perpeloncoan.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk menjalani kehidupan akademik dengan semangat berilmu, berakhlak, unggul dan berkemajuan.
Reporter: Kariadi














