faktual.net,Gowa.Sulsel — Sistem pengisian BBM dengan mekanisme ganjil-genap diterapkan di SPBU Talasalapang, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Minggu (13/9/2026). Penerapan tersebut turut mendapat pengawasan petugas gabungan di lokasi.
Dari pantauan awak media, sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), TNI dan Polri terlihat melakukan pengaturan serta mengawasi kendaraan yang hendak melakukan pengisian BBM.
Dalam penerapannya, kendaraan yang nomor polisinya tidak sesuai dengan ketentuan diarahkan untuk kembali atau putar balik oleh petugas.
Salah seorang petugas SPBU yang enggan disebutkan namanya mengatakan penerapan sistem tersebut turut membantu mengendalikan antrean kendaraan yang sebelumnya melonjak.
“Dengan adanya aturan ini, antrean sudah mulai berkurang, kendaraan yang datang jadi lebih terkendali,” ujarnya.
Sementara itu, penerapan aturan tersebut juga mendapat perhatian dari pengendara. Salah seorang driver ojek online, Amir, mengaku baru mengetahui adanya sistem ganjil-genap ketika tiba di SPBU.
Amir berharap informasi mengenai penerapan sistem tersebut dapat disampaikan lebih luas sehingga pengendara dapat menyesuaikan diri sebelum datang ke SPBU.
“saya baru tahu pak setelah sampai di SPBU karena sebelumnya saya tidak mendapat informasi, sementara bensin saya sudah mulai eror kalau sebelumnya ada sosialisasi, mungkin kami bisa menyesuaikan,” ujar Amir.
Menurutnya, kejelasan informasi penting bagi pengendara yang menggunakan kendaraan sebagai sarana utama untuk bekerja, termasuk para driver ojek online.
Sementara itu petugas gabungan terlihat memberikan arahan kepada pengendara yang belum sesuai dengan ketentuan. Pengaturan tersebut dilakukan agar proses pengisian BBM tetap berjalan tertib dan kondisi di area SPBU dapat terkendali.u
Penerapan sistem ini menunjukkan adanya respons yang beragam. Pihak SPBU melihat adanya dampak terhadap pengurangan antrean, sementara sebagian pengendara berharap informasi mengenai ketentuan tersebut dapat disosialisasikan secara lebih luas.
Media Faktual.net akan terus melakukan pemantauan terkait kondisi perkembangan dan respons masyarakat di lapangan.
Reporter : Ardhi Algowawi














