Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Headline

Kunjungan dan Penanaman oleh Bupati Kendal dalam Program PPK ORMAWA BEM FMIPA UNNES

×

Kunjungan dan Penanaman oleh Bupati Kendal dalam Program PPK ORMAWA BEM FMIPA UNNES

Sebarkan artikel ini

Faktual.Net, Kendal-Program PPK ORMAWA BEM FMIPA UNNES kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons persoalan lingkungan dan kebencanaan melalui kegiatan Kunjungan dan Penanaman oleh Bupati Kendal yang dilaksanakan pada Selasa (25/8/2026). Kegiatan bertempat di Watu Sumong, kawasan yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Kendal.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan lingkungan sekaligus penguatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana melalui aksi penanaman secara langsung. Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat setempat.

Pasang Iklanmu
Pasang Iklanmu

Secara keseluruhan, kegiatan tersebut melibatkan 139 peserta, yang terdiri atas 11 perwakilan organisasi mahasiswa (ormawa), 15 anggota tim pelaksana ormawa, 1 kepala desa, 1 kepala dusun, serta 121 masyarakat. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan tidak hanya berorientasi pada keterlibatan mahasiswa, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah desa dalam pemulihan kawasan terdampak bencana.

Kehadiran Bupati Kendal bersama unsur pemerintahan desa menjadi momentum untuk melihat secara langsung kondisi kawasan Watu Sumong pascabencana. Kunjungan tersebut sekaligus mempertemukan berbagai elemen dalam satu ruang kolaborasi untuk membicarakan dan melakukan langkah nyata terhadap persoalan lingkungan di kawasan terdampak longsor.

Ketua BEM FMIPA UNNES, Ronaldo Situmorang, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat.

«“Mahasiswa tidak hanya hadir untuk belajar di dalam ruang akademik, tetapi juga harus mampu hadir dan memberikan kontribusi nyata di tengah persoalan masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk bagaimana mahasiswa dapat bergerak bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan.”»

Baca Juga :  Lapangan Bola Haji Sumiar Jadi Saksi Bisu! Asal-Usul Tanah Terungkap, Dugaan Klaim Ulang Dipertanyakan di PN Bogor

Sementara itu, Ketua Pelaksana, [Nama Ketua Pelaksana], menegaskan bahwa kolaborasi berbagai unsur menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan.

«“Kegiatan ini bukan hanya tentang penanaman, tetapi tentang bagaimana mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat bergerak bersama dalam memulihkan lingkungan serta membangun kesadaran mengenai mitigasi bencana.”»

Dalam pelaksanaannya, 121 masyarakat menjadi unsur dengan jumlah keterlibatan terbesar, yakni sekitar 87,1% dari total peserta. Sementara itu, 26 mahasiswa yang terdiri dari 11 perwakilan ormawa dan 15 tim pelaksana mencapai sekitar 18,7%, sedangkan unsur pemerintah desa yang terdiri atas kepala desa dan kepala dusun berjumlah 2 orang atau sekitar 1,4%.

Keterlibatan masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa program PPK ORMAWA BEM FMIPA UNNES tidak berhenti pada aktivitas internal mahasiswa. Sebaliknya, program diarahkan untuk membangun partisipasi masyarakat sebagai bagian penting dalam keberlanjutan upaya pemulihan lingkungan.

Penanaman di kawasan Watu Sumong menjadi simbol sekaligus langkah konkret dalam membangun kembali lingkungan yang terdampak longsor. Melalui keterlibatan 139 peserta, kegiatan ini memperlihatkan adanya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan kebencanaan.

Melalui kegiatan tersebut, PPK ORMAWA BEM FMIPA UNNES diharapkan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Watu Sumong. Tidak hanya melalui penanaman, tetapi juga melalui tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa pemulihan dan perlindungan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

(Hidayat)

Tanggapi Berita Ini