Faktual.Net, Morowali, Sulteng – Kabupaten Morowali menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Evaluasi/Pelaksanaan Kegiatan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Ahmad Hadie Matano, Bungku, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan dihadiri langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abd Rauf bersama Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas.
Kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah disambut hangat oleh Bupati Morowali di Bumi Tepe Asa Moroso, sebagai bentuk kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan agenda strategis nasional di wilayah Kabupaten Morowali.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Morowali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dalam memastikan seluruh program Asta Cita dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan implementasi program prioritas nasional seperti ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan, program makan bergizi gratis, hingga penguatan ekonomi berbasis koperasi desa sangat bergantung pada kolaborasi yang solid antar level pemerintahan.
“Pemerintah Kabupaten Morowali siap menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan program Asta Cita di daerah, melalui koordinasi yang berkesinambungan dan kerja sama lintas sektor,” demikian semangat yang ditegaskan dalam arah kebijakan daerah.
Rakor tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Forkopimda Kabupaten Morowali, para kepala perangkat daerah Kabupaten Morowali, serta jajaran perangkat daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah dan tamu undangan lainnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulawesi Tengah selaku Ketua Panitia, Rachman Ansyari, menyampaikan bahwa pelaksanaan rakor ini merupakan bagian dari upaya sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung visi pembangunan nasional.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas nasional memiliki keterkaitan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, seperti Program Makan Bergizi Gratis yang sejalan dengan Berani Cerdas, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan Berani Sehat, Program Koperasi Merah Putih dengan Berani Sejahtera, serta Program Ketahanan Pangan dengan Berani Pangan Raya.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam arahannya menegaskan bahwa rakor ini bukan hanya kegiatan formalitas, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika global dan tantangan fiskal daerah.
Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam memastikan program prioritas nasional dapat berjalan optimal di Sulawesi Tengah.
Gubernur juga memaparkan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Tengah yang telah mencapai 74,26 persen dari target 307 unit, serta telah melayani sekitar 900 ribu siswa di 13 ribu sekolah.
Selain itu, program tersebut juga turut membuka lapangan kerja baru dengan melibatkan lebih dari 10 ribu relawan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi arahan, pemaparan materi, serta diskusi antar peserta rakor dalam rangka memperkuat implementasi Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Tengah.
Sebagai penutup, suasana kebersamaan dan komitmen kolaboratif antar pemerintah daerah mewarnai jalannya kegiatan. Momentum ini sekaligus menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Morowali dalam mendukung keberhasilan agenda pembangunan nasional di Sulawesi Tengah. (Red)
















