Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Warga dan Sopir Kompak Cor Beton Jalan Provinsi di Tanjakan Batu Massongko

×

Warga dan Sopir Kompak Cor Beton Jalan Provinsi di Tanjakan Batu Massongko

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net,Gowa, SulSel —  4 Abril 2026, Solidaritas lintas desa pecah di tengah minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur, jalan tanjakan Batu Massongko di Desa Manuju, kecamatan pattallikan kabupaten gowa Sulawesi Selatan, jalur vital penghubung Malakaji–Sungguminasa, akhirnya diperbaiki melalui aksi gotong royong warga dan para sopir yang selama ini terdampak langsung.

Kerusakan parah yang telah berlangsung lama di ruas ini memicu keresahan luas.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Jalan berlubang, berbatu, dan licin saat hujan membuat kendaraan kerap kesulitan melintas, bahkan berisiko kecelakaan.

Kondisi ini tidak hanya dikeluhkan warga Desa Mangempang, tetapi juga masyarakat dari beberapa desa sekitar serta para sopir angkutan yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Meski berstatus jalan provinsi, penanganannya tak kunjung terlihat.

Secara kewenangan, ruas ini berada di bawah Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, namun hingga kini belum ada langkah konkret di lapangan.

Dalam kondisi tersebut, warga dari beberapa desa bersama para sopir memilih tidak lagi menunggu.

Baca Juga :  Bareskrim dan PPNS Kemenhut Geledah Gudang Satwa Dilindungi di Bekasi, 11 Sanca Hijau Papua Disita

Mereka turun langsung melakukan pengecoran beton di titik-titik paling rusak di tanjakan Batu Massongko. Kerja bakti dilakukan secara kolektif, mulai dari pengangkutan material hingga proses pengecoran.

Aksi ini turut didukung oleh pengusaha muda ( H. Bisman ), dari dataran tinggi Desa Rappoala yang membiayai kebutuhan material utama.

Kolaborasi antara masyarakat dan pelaku usaha ini menjadi kekuatan utama dalam merealisasikan perbaikan yang selama ini terabaikan.

Kompaknya warga dan sopir menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur bukan hanya urusan satu wilayah, tetapi menyangkut kepentingan bersama.

Namun di sisi lain, ini juga menjadi kritik terbuka terhadap lemahnya kehadiran pemerintah dalam menangani jalan berstatus provinsi.

Warga berharap, apa yang mereka lakukan hari ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah agar segera turun tangan dengan penanganan yang lebih permanen dan berstandar.

Sebab, gotong royong tidak seharusnya menjadi solusi utama untuk menutup kelalaian negara.

Reporter : Sattu

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit