Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
BeritaDaerah

Perkuat Kaderisasi Profesional dan Tranformatif, PW Nasyiatul Aisyiyah Sultra Gelar Latihan Instruktur II

×

Perkuat Kaderisasi Profesional dan Tranformatif, PW Nasyiatul Aisyiyah Sultra Gelar Latihan Instruktur II

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Foto bersama usai Pembukaan Latihan Instruktur Nasyiatul Aisyiyah (LINA II).
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sulawesi Tenggara secara resmi menyelenggarakan kegiatan Latihan Instruktur Nasyiatul Aisyiyah (LINA) II.

Kegiatan yang menjadi tonggak penguatan kaderisasi ini berlangsung selama tiga hari, mulai Ahad, 03 –05 April 2026, bertempat di BPMP Sulawesi Tenggara.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Dengan mengusung tema: “Instruktur Berkepribadian Nasyiah, Professional dan Tranformatif untuk penguatan gerakan Berkemajuan di Sulawesi Tenggara”

Agenda ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi instruktur yang akan mengawal proses kaderisasi di tingkat wilayah maupun cabang terkhusus di Sultra.

Dalam sambutannya, Fharanita Muhita, S.Pd., M. Pd Ketua PWNA Sultra menyampaikan bahwa pentingnya menghadirkan Nasyiatul Aisyiyah yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

“Kita ingin menghadirkan Nasyiah yang senantiasa hidup dan eksistensinya semakin masif, baik di gerakan Muhammadiyah maupun di masyarakat secara umum,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa LINA II juga menjadi ruang transformasi kader, khususnya bagi mereka yang sebelumnya aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), untuk berperan lebih lanjut di Nasyiatul Aisyiyah.

Baca Juga :  Aktivitas Tambang Diduga Ilegal, PT Surya Lintas Gemilang Kembali Beroperasi Meski Terkena Sanksi

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir kader yang profesional dan transformatif untuk memperkuat gerakan berkemajuan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembina Kader PW Aisyah Sultra, Dr. Mualimah, M.Ag mengatakan bahwa perkaderan adalah ruh dan jantung organisasi dan Instruktur jantung sebuah perkaderan. Mental harus menghadapi tantangan dari luar maupun dari dalam.

“Menjadi Instruktur tidak mudah dan harus ditugaskan dimana saja dan berkomitmen. Kalau dimandat yah tetap dilaksanakan,” ucapnya.

Kegiatan LINA II ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi, Ideologi, Kaderisasi dan Pembinaan AMM PWM Sultra, Sainuddin.

Adapun peserta yang terpilih 17 orang
merupakan delegasi dari Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) se-Sultra.

Kegiatan ini dihadiri Pimpinan Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, Aisyiyah Sulawesi Tenggara Pemuda Muhammadiyah Sultra dan DPD IMM Sulawesi Tenggara dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Tenggara.

Reporter: Kariadi

 

Tanggapi Berita Ini