Example floating
Example floating
Headline

Badan Gizi Nasional Latih Penjamah Makanan di Sulawesi Utara Demi Sukseskan Program Makan Gizi Gratis

×

Badan Gizi Nasional Latih Penjamah Makanan di Sulawesi Utara Demi Sukseskan Program Makan Gizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net – Sulawesi Utara – Minggu (28/9/2025) – Yama Resort, Sulawesi Utara – Sebuah pelatihan kontroversial yang disebut-sebut sebagai Pelatihan Penjamah Makanan telah diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional pada hari Minggu, 28 September 2025. Acara yang diadakan di Yama Resort yang mewah ini telah menarik perhatian publik dan memicu perdebatan sengit di kalangan ahli gizi dan masyarakat luas.

Pelatihan ini dihadiri oleh 150 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Utara, menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas gizi di wilayah tersebut.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Hadir sebagai narasumber adalah Dr. Amelia Sari, Pakar Gizi dari Universitas Hasanuddin, dan Chef Juna Rorimpandey, yang memberikan wawasan tentang penyajian makanan yang menarik dan bergizi bagi anak-anak.


Tokoh yang turut hadir dan memberikan sambutan adalah Kepala Badan Gizi Nasional, Ibu Enny Indarti., S.STP., M.Si.

Dalam sambutannya Enny menyampaikan, “Apresiasi kepada seluruh relawan dan petugas SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang menjadi tulang punggung dalam merealisasikan program makan bergizi gratis. Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlangsungan program ini hingga akhir masa jabatan presiden,” ujarnya.

Inti dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas layanan pemenuhan gizi di berbagai satuan layanan di seluruh Indonesia.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan status gizi masyarakat Indonesia.

Sambutan Kepala Badan Gizi Nasional, Enny Indarti, S.STP., M.Si.

“Bismillahirohmanirohim. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua. Kami yang saya hormati kepala regional, wakil kepala regional, korwil, para kepala SPPG, para akuntan, para ahli gizi, serta relawan petugas SPPG. Saya Eni Indarti dari Badan Gizi Nasional, saya ucapkan kepada Bapak Ibu sekalian selamat datang, selamat mengikuti acara pelatihan petugas penjamah makanan.
Acara ini kami dedikasikan buat Bapak Ibu sekalian, terima kasih selama ini sudah menjadi relawan di satuan pemilihan pelayanan gizi. Bapak Ibu sekalian sebagai tolak tulang punggung kami untuk merealisasikan program makan bergizi gratis ini,” ujarnya.

“Bapak Ibu sekalian yang saya hormati, saya mendengar sendiri apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden, Bapak Presiden akan menjaga makan bergizi gratis ini sampai beliau akhir masa jabatan. Semoga kita berikan beliau kesehatan sehingga nanti anggaran makan bergizi gratis ini dapat dikawal dengan baik. Bapak Ibu sekalian yang saya hormati, acara ini merupakan acara awal memperkenalkan Bapak Ibu sekalian mengenai bisnis proses yang ada di makan berisi gratis. Tolong Bapak Ibu sekalian dicermati, dipahami, dan diimplementasikan acara hari ini, pungkas Enny.

Baca Juga :  Ketua DPRD Maros Kunjungi Posko Pencarian Pesawat ATR 45-500 di Cenrana

“Selanjutnya, kami dari Badan Internasional akan berangsur-angsuuntuk memperbaiki kinerja kami semua para kepala SPPG. Selanjutnya, harap mendaftarkan relawan yang ada di dapur SPPG untuk di Pelataran Sehat Kementerian Kesehatan, di mana Bapak Ibu sekalian bisa belajar secara e-learning kapanpun dan di manapun. Selanjutnya, Bapak Ibu sekalian, kami akan mensertifikasikan Bapak Ibu sekalian dengan sertifikasi halal. Mohon Bapak Ibu sekalian dapat mengikuti dengan baik,” tegasnya.

“Selanjutnya, Bapak Ibu sekalian yang saya hormati, kami akan memilih sejarah terpilih Bapak Ibu sekalian agar bisa melaksanakan TOT (Training of Trainers) untuk sertifikasi pelatihan petugas menyamar. Perlu kami ketahui bahwa kami dari Badan Gizi Nasional tidak pernah mempersyaratkan apapun Bapak Ibu untuk bekerja di dapur SPPD. Kami harap Bapak Ibu sekalian dapat bekerja dengan baik. Kami sampaikan agar kepala SPPG juga segera mendaftarkan jaminan pesertaan untuk para relawan di SPBU,” ujarnya.

Kami sampaikan adalah karena banyak maraknya keracunan, maka Bapak Ibu sekalian kami harapkan untuk bergandengan tangan bersama-sama, jangan saling menjatuhkan untuk bisa mensukseskan makan bergizi gratis ini. Jangan sampai ada terjadi kerajinan tangan, tolong jaga angka kecukupan gizi anak-anak yang ada, anak-anak menerima manfaat. Kami percaya Bapak Ibu sekalian dapat menjaga semua itu,” ujarnya.

“Bapak Ibu sekalian yang saya hormati, saya melihat bahwa ada beberapa banyak racun itu terjadi karena tidak tercepatnya untuk mengelola pangan. Kami harapkan agar Bapak Ibu memilih makanan dengan keamanan pangan yang terjaga seperti untuk ikan harus di versi sertifikasi serta itu untuk pengolahannya harus dengan matang serta untuk pemilihan sayur-sayuran dan untuk buah-buahan diusahakan selalu segar,” tuturnya.

“Kami berpesan kepada kepala SPTG di dapur bangunan pelayanan gizi agar Bapak Ibu sekalian menjaga integritas karena Bapak Ibu sekalian akan terproses menuju P3K. Saya sampaikan Bapak Ibu sekalian ahli gizi dan akuntan tolong silakan bekerja dengan baik, bekerja dengan hati. Insyaallah kami dari Badan Gizi Nasional akan bereasur-angsur meningkatkan kesejahteraan Bapak Ibu sekalian,”

“Sekian dari saya, cukup sekalian. Allahumma shoriq. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak Ibu sekalian silakan menyimak acara ini dengan sebaik-baiknya. Terima kasih,” tutupnya. (Red/JS)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit