Example floating
Example floating
Berita

Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Desa Gombong Jadi Sorotan Publik

×

Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Desa Gombong Jadi Sorotan Publik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Batang, Jateng –
Proyek rehabilitasi jaringan irigasi Tulungatis di Desa Gombong, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, tengah menjadi sorotan. Dari pantauan di lapangan, pekerjaan pasangan batu Diduga terlihat menggunakan material bekas bongkaran di lokasi.

Selain itu, para pekerja juga tidak dilengkapi alat pelindung diri sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), seperti rompi maupun helm.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Proyek yang dikerjakan dengan nilai anggaran Rp223 juta tahun 2025 itu direncanakan membentang sepanjang 158 meter.

Saat ditemui di lokasi pada Kamis (28/8/2025), kepala tukang, Surip, mengatakan pelaksana dan pengawas tidak berada di tempat.

“Untuk pelaksana tidak di sini. Kalau pengawas baru saja dari sini, sudah pergi. Untuk papan proyek ada, itu di bawah. Batu yang dipakai sebagian memang bongkar pasang, jadi batu lama digunakan kembali,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Batang, Nona Yulistya, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menegaskan bahwa penggunaan perlengkapan K3 wajib dipenuhi oleh penyedia.

Baca Juga :  Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek & KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, 4 Korban Meninggal

“Ya, wajib pak, minimal sepatu boot karena bekerja di air. Nanti penyedia akan kita ingatkan lagi untuk melengkapi K3-nya,” jelasnya.

Terkait penggunaan material, Yulistya menyebut batu bekas bongkaran masih bisa dimanfaatkan.

“Kalau batu bekas galian itu dihitung ongkos membersihkan dan memasangnya saja, ada di analisanya. Kalau mendatangkan batu baru, barulah dihitung harga per meter kubik. Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 37 persen, dengan volume batu bekas bongkaran sekitar 29,4 meter kubik,” tambahnya.

Meski demikian, publik berharap kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas, mengingat proyek ini didanai uang negara dan sangat penting bagi kebutuhan irigasi warga sekitar.

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit